Skip to main content

Category : Tag: Inklusi


'Aisyiyah Bojonegoro Dorong Aparat Desa Pahami GEDSI untuk Pembangunan yang Inklusif

Upaya membangun desa yang inklusif dan berkeadilan sosial terus digencarkan oleh Tim Inklusi Pimpinan Daerah (PD) ‘Aisyiyah Kabupaten Bojonegoro. Melalui Pelatihan Penguatan Perspektif GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion) bagi aparat desa, kegiatan yang digelar selama dua hari, Jumat–Sabtu (17–18 Oktober 2025) di Aston City Hotel Bojonegoro ini menjadi ruang penting untuk memperkuat pemahaman dan kesadaran para perangkat desa serta ketua BPD dari 46 desa di Bojonegoro.

Ademos dan Pemda Pacitan Jalin Sinergi Pengembangan Destana Inklusif

Jika ditinjau dari segi geografis dan klimatologis, Kabupaten Pacitan tergolong wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Mulai bencana geologi, bencana hidrometeorologi, bencana biologi hingga kegagalan teknologi merupakan bencana-bencana yang sering terjadi di Pacitan.

Dengar Musik Kesukaan, Siswa Inklusi Bergoyang

Kegembiraan anak inklusi terasa jelas pada puncak pelaksanaan Festival Sekolah Inklusi Bojonegoro, kala alunan musik yang dibawakan oleh salah satu band dari SDN Kepatihan tampil membawakan lagu yang dipopulerkan oleh Via Valen.

Bupati: Jangan Bully Anak Yang Punya IQ Terbatas

"Setiap zaman memerlukan manusia yang berbeda, siapa yang mempunyai karya itulah orang hebat". Itulah yang dikatakan Bupati Bojonegoro saat membuka festival sekolah inklusi yang dilaksanakan Selasa (19/12/2017) di Pendopo Malowopati

Di Bojonegoro ada 1090 Siswa Inklusi

Semua anak berhak untuk menuntut ilmu, bahkan anak mempunyai kekurangan baik fisik maupun non fisik (inklusi) juga mempunyai hak yang sama dalam menuntut ilmu di sekolah formal. Oleh karenanya, Dinas Pendidikan Bojonegoro mempersilahkan bagi anak inklusi untuk duduk di bangku sekolah formal.

Disdikda Beri Pelatihan Guru Pendamping Siswa Inklusif

Guna memberikan pengetahuan dan pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan terhadap siswa yang inklusif atau siswa yang berkebutuhan khusus, Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro menggelar pembinaan dan pelatihan terhadap guru pendamping yang dilaksanakan selama tiga hari.