Skip to main content

Category : Tag: Info Madrasah


Kolom

Memilih Sekolah, Menilai Pendidik

Tidak ada salahnya, bagi orang tua yang ingin menyekolahkan anak ke jenjang yang lebih tinggi, untuk sejenak bertanya-tanya perihal pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik –dalam hal ini guru, ustaz, ustazah. Mengapa? Minggu (7/6/26) yang lalu, penulis duduk sambil ngopi untuk menyelesaikan layout naskah buku di warung.

SPMB di Bojonegoro

Catat..! Jadwal SPMB Tahun 2026 SMAN dan SMKN di Bojonegoro

12.060 kursi untuk calon siswa SMA dan SMK Negeri se-Kabupaten Bojonegoro telah disiapkan. Tepatnya melalui pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring dan transparan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Info SPMB di Bojonegoro

Inspektorat Bojonegoro Tegaskan Komitmen SPMB Tanpa Korupsi Sambut Tahun Ajaran Baru

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Inspektorat memperketat pengawasan pada proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Langkah ini diambil guna memastikan seluruh tahapan transisi pendidikan anak-anak di Bojonegoro mulai dari tingkat TK, SD, hingga SMP dan SMA bisa berjalan secara objektif, transparan, adil, dan bersih dari segala bentuk praktik koruptif.

Info Guru Madrasah

630.000 Formasi PPPK Guru Diusulkan, TPG yang Terlambat Segera Dibayar

Kemenag RI menindaklanjuti aspirasi guru madrasah swasta dengan mengusulkan 630 ribu formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kemenag juga memastikan Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang sempat terlambat pencairannya, akan dibayarkan.

Info Tunjangan Guru

TPG Guru Lulusan PPG 2025 Kemenag Pastikan akan Dibayar

Kemenag RI menegaskan komitmennya untuk memenuhi hak tunjangan profesi guru (TPG) bagi guru yang lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025. Penegasan ini disampaikan Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama Republik Indonesia, Thobib Al Asyhar, dalam kanal YouTube Kemenag RI.

Kolom

Regulasi, Penganggaran, dan Pemenuhan Kesejahteraan Guru

Hari-hari ini sedang viral pernyataan Prof. Dr. Kamaruddin Amin, MA, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, bahwa Kementerian Agama mendapatkan beban dalam menganggarkan kesejahteraan guru dalam pengangkatan guru yang dilakukan oleh Yayasan dan tidak melakukan koordinasi dengan Kemenag pada levelnya masing-masing. Prof. Kamaruddin menyatakan: “banyak guru yang diangkat oleh Yayasan tanpa sepengetahuan Kemenag, kemudian minta dibayar dan jumlahnya terus bertambah, tanpa ada koordinasi dengan Kemenag.”