Waspada..! Bojonegoro Masih Dihantau Hujan Disertai Petir
Sampai akhir Minggu pertama di Bulan Januari 2025, cuaca ektrem masih mengintai Kabupaten Bojonegoro dan wilayah lain di Jawa Timur.
Sampai akhir Minggu pertama di Bulan Januari 2025, cuaca ektrem masih mengintai Kabupaten Bojonegoro dan wilayah lain di Jawa Timur.
Ada yang indah saat pertandingan Persibo Bojonegoro melawan RANS Nusantara FC, di Stadion Letjend H. Soedirman, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (4/1/2025) sore. Sebab, setelah hujan reda, pelangi menampakkan diri yang mengiring pesta gol Laskar Angling Dharma atas klub Raffi Ahmad tersebut dengan skor 7-0.
Ketercukupan air bersih berpengaruh signifikan terhadap kesehatan masyarakat, termasuk permasalahan stunting, diare, tifus, dan penyakit kronis seperti kolera.Kemahalan air, akan semakin membebani ekonomi rumah tangga, dan meningkatkan kemiskinan.
Informasi blokBojonegoro.com, Selasa (24/12/2024), dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro menyebutkan, hari ini diprediksi wilayah Bojonegoro tidak ada hujan petir.
Sempat surut cukup tajam, sejak semalam kenaikan debet air Bengawan Solo meningkat sangat cepat. Bahkan, tidak sampai 12 jam, kenaikan sampai 1 meter.
Air kiriman dari hulu terus menambah debet tinggi air sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro. Bahkan, pukul 21.00 WIB, ketinggian air di papan ukur Kota Bojonegoro telah menunjukkan Siaga 2 (Kuning).
Suhu rendah dan lembab saat musim hujan, apalagi Kabupaten Bojonegoro tengah menghadapi cuaca ekstrem, jadi tempat favorit virus dan bakteri penyebab penyakit untuk berkembang biak. Selain itu, lingkungan di musim hujan juga dapat menurunkan sistem imun, sehingga kemungkinan infeksi virus dan bakteri cukup tinggi.
Cuaca ekstrem akan melanda Kabupaten Bojonegoro selama tiga hari, yakni mulai Sabtu (14/12/2024) hingga Senin (16/12/2024).
Sejak pagi, Sabtu (14/12/2024), mendung tebal tampak menggelayut di langit wilayah Kabupaten Bojonegoro sebelah timur.
Saat musim penghujan tiba, Jalan Protokol di Kota Bojonegoro selalu dihantui akan banjir luapan. Pasalnya, saluran drainase yang ada di seputar Kota Bojonegoro, tak bekerja secara maksimal, dan selalu tersumbat.