PT Pertamina EP Cepu yang berperan sebagai Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, catatkan Rekor Muri Indonesia berkat Akumulasi Pengurangan Kalori Terbanyak oleh Karyawan Satu Perusahaan dalam Waktu Enam Bulan. Pencapaian tersebut berhasil diraih melalui Wellness Program PEPC Aku Sehat dan Bugar dengan Pola Hidup Sehat Aktif (Atraktif) 2024.
PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Regional Indonesia Timur Subholding Upstream pertamina, berhasil mempertahankan sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) melalui audit surveillance ke-II yang dilaksanakan pada Senin-Rabu (11-13/11) dimana audit surveillance ke-II ini dilakukan oleh lembaga sertifikasi independent TUV Nord Indonesia. PEPC merupakan pioneer di lingkungan Pertamina Group yang memperoleh Sertifikat ISO 37001:2016 SMAP pada tahun 2019, dan berhasil memperbaharui sertifikasinya melalui resertifikasi pada tahun 2022. Pertamina EP Cepu Berhasil Pertahankan Sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)*
<p>
Reporter: Nur Muharrom
<p>
blokBojonegoro.com – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Regional Indonesia Timur Subholding Upstream pertamina, berhasil mempertahankan sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) melalui audit surveillance ke-II yang dilaksanakan pada Senin-Rabu (11-13/11) dimana audit surveillance ke-II ini dilakukan oleh lembaga sertifikasi independent TUV Nord Indonesia. PEPC merupakan pioneer di lingkungan Pertamina Group yang memperoleh Sertifikat ISO 37001:2016 SMAP pada tahun 2019, dan berhasil memperbaharui sertifikasinya melalui resertifikasi pada tahun 2022.
Kebiasaan masyarakat di sekitar wilayah operasi Lapangan Unitisasi Gas Jambaran Tiung Biru (JTB), yakni di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, adalah membakar limbah sisa panen. Hal itu berbahaya, dan dapat memberikan dampak buruk bagi lingkungan, dan kesehatan.
PT Pertamina EP Cepu (PEPC) selaku Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina mencatatkan capaian kinerja positif dengan produksi minyak mentah (PEPC share 45%) rata-rata 71.22 MBOPD atau melebihi Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2023 yang ditetapkan sebesar 58.01 MBOPD atau 122.76% dari target.
Ratusan siswa antusias mengikuti kegiatan edukasi migas yang diadakan oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina di Aula SMA Negeri 1 Bojonegoro, Jawa Timur, pada Kamis (22/2/2024). Para peserta terlihat serius mengikuti pemaparan materi yang disampaikan oleh narasumber yang berasal dari pekerja PEPC Zona 12.
PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, yang merupakan operator lapangan gas Jambaran Tiung Biru (JTB), menunjukkan komitmen terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal dengan kembali memberikan bantuan peralatan pengembangan pertanian di kawasan hutan bagi petani sekitar area Gas Processing Facility (GPF).
PT. Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 bersama mitranya Ademos menanam 1.000 pohon di lahan potensi hutan sekolah SMPN 2 Purwosari, Bojonegoro. Program ini menjadi bukti nyata komitmen PEPC Zona 12 untuk berpartisipasi terhadap upaya global untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengatasi perubahan iklim.Â
Ketika mendengar kata 'sampah' tentu yang ada di benak kita adalah sesuatu yang kotor, bau dan hampir semua orang akan menjauhi itu. Sampah hingga saat ini masih jadi PR besar bagi pemerintah Indonesia, tak terkecuali juga bagi Pemerintah Daerah seperti Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur yang memiliki 28 kecamatan dengan total warganya 1.322.474 jiwa yang tersebar di 11 kelurahan dan 419 desa.
Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina memiliki tiga strategi transisi energi untuk menyokong target karbon netral pada 2060. Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
Regional Indonesia Timur Pertamina Subholding Upstream mencatatkan operasional produksi minyak bumi sebesar 92,3 ribu barel minyak per hari (MBOPD) per Agustus 2023 atau setara dengan 118% dari target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) per Agustus 2023 sebesar 77,9 MBOPD. Sementara itu, produksi gas mencapai 587,3 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).