Terbitkan Surat Edaran, Ini Pesan Plt Sekda
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro langsung menindaklanjuti Keppres Nomor 15 Tahun 2018 terkait hari pencoblosan Pilkada Serentak 2018 sebagai libur nasional dengan membuat surat edaran.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro langsung menindaklanjuti Keppres Nomor 15 Tahun 2018 terkait hari pencoblosan Pilkada Serentak 2018 sebagai libur nasional dengan membuat surat edaran.
Rabu (27/6/2018) besok, adalah pesta demokrasi untuk masyarakat Bojonegoro, karena hak suara yang akan disalurkan di tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) menentukan siapa pemimpin Kota Ledre lima tahun kedepan.
Anggota kepolisian yang bertugas melakukan pengamanan di lokasi pemungutan suara (TPS) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilarang melakukan pendokumentasian dan pencatatan hasil suara.
Menghadapi pemungutan suara pada Pilkada serentak 2018, di Bojonegoro akan diterjunkan 644 anggota Polri yang didukung oleh 4.816 anggota Linmas. Anggota Polri dan Linmas tersebut akan ditempatkan di 2.408 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 430 desa/kelurahan.
Pemerintah telah menetapkan bahwa hari Rabu (27/6/2018) besok sebagai hari libur nasional, hal tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 15 Tahun 2018, tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Mendekati pilkada Bojonegoro yang akan digelar 27 Juni 2018 mendatang, panitia pengawas (Panwas) menyiapkan ribuan petugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). Rencananya mereka akan disiagakan di masing-masing TPS yang ada di setiap desa.
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tinggal satu bulan lagi. Persiapan demi persiapan terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro.
Dalam agenda kunjungan calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ke Kabupaten Bojonegoro, Senin (28/5/2018) dini hari, untuk menyapa para pedagang dan pembeli di pasar Kota Ledre. Sehingga mantan Menteri Sosial RI itu melihat langsung pasar Kota Bojonegoro perlu didirikan pos kesehatan dan keamanan.
Beberapa pedagang di pasar Kota Bojonegoro mengeluhkan harga yang mengalami kenaikan, saat Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyapa para pedagang di Kota Ledre, Senin (28/5/2018) pagi.
Bagi masyarakat di Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya, nama Abdul Wahid sudah tidak asing lagi. Sebab, ia dua periode menjadi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro mulai 2004-2009 menjadi anggota dan tahun 2009-2014 menjadi wakil ketua, serta pada pemilu pertama di era reformasi tahun 1999 pernah juga mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif DPRD Provinsi Jatim untuk wilayah Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan Gresik.