Skip to main content

Category : Tag: Edit


Penyelenggara PAUD dan RA Ditargetkan 2020 Sudah Terakreditasi

Ratusan kepala serta pengelola lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Raudholtul Atfal (RA) mengikuti pembinaan serta sosialisasi akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Provinsi (BAN-P) dan Pendidikan non Formal (PNF) Provinsi Jatim, pada Rabu (5/12/2018).

Dari 4 SD Ajukan Visitasi Kembali

Meski dalam penilaian akreditasi jenjang Sekolah Dasar (SD) ada yang mendapat penilaian C, yakni sebanyak 4 SD. Namun pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro telah kembali mengajukan visitasi atau peninjauan ulang terkait hasil nilai tersebut ke pihak Badan Akreditasi Provinsi (BAP).

Saat Akreditasi, Ada 4 SD Dapat Nilai C

Ratusan Sekolah Dasar (SD) tahun 2018 ini megikuti akreditasi. Namun dari hasil nilai akreditasi tersebut ada beberapa SD yang mendapatkan nilai C dari tim penilai, yakni Badan Akreditasi Nasional (BAN). Sehingga yang mendapat nilai C tersebut, usul ulang hasil nilai akreditasi itu.

Didampingi Wabup, RSUD Padangan Bersiap Akreditasi

Sebagai bentuk komitmen meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat Bojonegoro, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Kecamatan Padangan, Minggu (25/11/2018), didampingi Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Budi Irawanto, melakukan Pertemuan dengan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Turut hadir Kepala BPKAD M. Ibnu Soeyoeti, Kepala Dinas Kesehatan, Ninik Susmiati.

Ada 8 Madrasah Dapat Nilai C Saat Akreditasi

Beberapa madrasah di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro divisitasi serta diakreditasi secara langsung oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN). Ternyata, tak semua madrasah mendapat nilai memuaskan, tercatat 8 madrasah mendapat nilai C. Akibatnya, madrasah yang mendapat nilai tersebut terancam tidak bisa menggelar ujian nasional secara mandiri.

2018, Ada 185 Madrasah Waktunya Akreditasi

Pada tahun 2018 ini, tercatat ada 9.228 lembaga yang mengikuti akreditasi. Namun jumlah itu belum sepenuhnya bisa dilaksanakan akreditasinya tahun ini.

KUM Dominasi Pilihan Kredit Nasabah

Asupan modal untuk usaha sangatlah dibutuhkan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya. Untuk itu, tidak heran jika produk perbankan berupa pinjaman atau kredit modal usaha menjadi pilihan untuk memperoleh modal.

Tunggakan Kreditur di Bank Sekitar 2,3%, Masih Stabil

Bank memberikan pinjaman kepada nasabah bukan tanpa risiko. Ketika akan mengambil kredit di bank tentu ada barang yang menjadi jaminan. Seperti halnya di bank milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ada di Kabupaten Bojonegoro.