SMPN 5 Rayakan HUT dengan Droping Air Bersih
HUT ke-26 SMPN 5 Bojonegoro, tahun 2020 ini dikemas cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, terlebih masih dalam masa pandemi covid 19.
HUT ke-26 SMPN 5 Bojonegoro, tahun 2020 ini dikemas cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, terlebih masih dalam masa pandemi covid 19.
Seribuan tangki air bersih disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan saat musim kemarau ini.
Diprakirakan pada bulan November ini hujan akan turun, dan terbukti beberapa wilayah beberapa kali diguyur hujan. Meski begitu, wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Bojonegoro hingga kini masih terus bertambah.
Krisis air bersih di wilayah Bojonegoro diperkirakan semakin meluas. Mengingat musim kemarau tahun ini cukup terik, sehingga menyebabkan sejumlah embung, sungai hingga sumur mulai mengering.
Meski kemarau sudah melanda Kabupaten Bojonegoro, namun hingga kini baru satu desa yang mengajukan untuk mendapatkan droping air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yakni Desa Bakulan Kecamatan Temayang.
Sejauh ini sejak tanggal 16 hingga 26 September 2017, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, sudah mendistribusikan air bersih sebanyak 38 truk tangki atau 228.000 liter ke sejumlah kecamatan yang tersebar di wilayah Kota Ledre yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau, yaitu di 23 desa dari 8 kecamatan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, kembali memberikan dropping air bersih untuk Kecamatan Ngraho.