Skip to main content

Category : Tag: Disperta


Panen Telat, Harga Tembakau Anjlok

Turunnya harga jual daun tembakau di tingkat petani, diklaim oleh Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro. Hal itu disebabkan beberapa faktro, diantaranya sudah lewat masa panen tembakau, juga bisa karena ada ulah dari tengkulak.

Disperta Ajukan Bantuan Bibit Tembakau 3 Kilogram Untuk Petani

Akibat rusaknya ratusan kilogram benih bibit tembakau bantuan untuk petani Bojonegoro, untuk tahun 2019 ini, petani setempat tidak mendapat bantuan bibit dari Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro. Dengan rusaknya ratusan bibit tembakau tersebut Disperta Bojonegoro mengusulkan pengadaan bantuan bibit tembakau untuk tahun 2020 mendatang.

Pengembangan Jahe Merah, Disperta Anggarkan Rp65 Juta

Pengembangan tanaman jahe merah di Bojonegoro terus dilakukan oleh Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, bahkan tahun 2019 ini bibit jahe merah telah disediakan 1 ton bagi Gapoktan yang ada. Pasalnya pengembangan jahe merah selama ini diklaim cukup berhasil dan dapat meningkatkan tambahan ekonomi bagi para Gapoktan tersebut.

Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian

Bupati Kabupaten Bojonegoro, Anna Muawannah berharap Dinas Pertanian (Disperta) bisa mengembangkan teknologi pertanian untuk meningkatkan produksi pertanian serta mewujudkan Kabupaten Bojonegoro menjadi lumbung pangan.

Disperta Undang Mitra Kerja Sebagai Persiapan Launching KPM

Rencana launching Kartu Petani Mandiri (KPM) yang bakal dilaksanakan di Desa Ngujung, Kecamatan Temayang oleh Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, terus disosialisasikan ke mitra kerja, Rabu (17/7/2019). Diundangnya mitra kerja Disperta itu agar ikut andil dalam persiapan launching KPM.

Disperta Tumbuhkan Kelompok Tani Wanita Baru

Kelompok Tani Wanita (KTW) mempunyai peranan yang strategis sebagai mitra penyuluh pertanian dalam alih teknologi pertanian di perdesaan. Selain itu juga ikut serta dalam usaha meningkatkan perekonomian keluarga di sektor pemenuhan pangan.

Ribuan Hektar Lahan Pertanian Mulai Kekeringan

Musim kemarau yang melanda di berbagai wilayah Kabupaten Bojonegoro, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro mengklaim ada ribuan hektar lahan yang terkena dampaknya. Ada ribuan hektar, akibat kekeringan itu menyebabkan tanaman milik petani terancam puso atau gagal panen.

Disperta Anggarkan untuk Asuransi 60.000 Hektar Lahan Pertanian

Wilayah Kabupaten Bojonegoro, di musim kemarau pada periode bulan April-September, memiliki total lahan pertanian yang digarap sebesar 43.014 Ha. Dari total lahan tersebut 3.854 Ha sudah panen, 4.804,75 Ha mengalami Puso, sementara sisanya masih dalam masa pemeliharaan menunggu masa panen.