Besok, Tiga Desa Gelar Pilkades Antar Waktu
Sebanyak tiga desa di Kabupaten Bojonegoro, Rabu (22/3/2017) akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) antar waktu.
Sebanyak tiga desa di Kabupaten Bojonegoro, Rabu (22/3/2017) akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) antar waktu.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro turun tangan menanggapi konflik terkait Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sumberagung, Kecamatan Dander. Untuk diketahui, pencalonan salah satu bakal calon kepala desa di Desa Sumberagung dianulir karena kurang memenuhi persyaratan. Hal ini menimbulkan sebuah konflik bagi pendukungnya.
Sembilan puluh persen dari mereka yang mencoba berhenti merokok, akan mulai merokok lagi meskipun mereka sudah berupaya yang terbaik. Untuk berhenti merokok, yang terbaik adalah menyiapkan mental terlebih dulu.
Meskipun pelaksanaan pemilihan legislatif (Pileg) masih lama sekitar tahun 2019, namun partai Nasdem sudah melakukan penjaringan Bakal Cakon Legislatif (Bacaleg) yang akan diusungnya. Sehingga dari tahap penjaringan ada Kepala Desa (Kades) aktif dan kader partai lain yang ingin jadi anggota legislatif lewat partai Nasdem.
Desa Kunci, Kecamatan Dander, memiliki sumber mata yang sudah ada pada zaman dahulu yang dimanfaatkan warga setempat. Bahkan, aliran mata air itu, sampai ke Desa Bendo, Kecamatan Kapas.
Ketua DPR RI, Drs. H. Setya Novanto. AK, besok pada minggu, (19/3/2017), akan mengunjungi pondok pesantren Al Munawwar di Desa Kunci, Kecamatan Dander.
Untuk Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Desa Sumberagung Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro dilakukan perubahan, yakni nomor urut tiga yang awalnya Taslim diganti Salim. Setelah adanya demo beberapa waktu lalu yang dilakukan warga Desa Sumberagung terkait dugaan permasalahan penetapan calon tersebut. "Sudah ada penetapan dari
Setelah proses pendaftaran dan penjaringan Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades), sudah ditetapkan panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pergantian Antar Waktu (PAW) di Kabupaten Bojonegoro. Setidaknya akan ada tiga desa di Kota Ledre yang serentak mengadakan Pilkades PAW tanggal 22 Maret 2017 mendatang.
Sebanyak 354 unit lapak yang bisa ditempati pedagang Pasar Kedungadem di pasar baru. Dari jumlah tersebut, diantaranya 50 unit untuk jenis kios, los sebanyak 279 unit, dan 25 unit untuk lapak lesehan.
Pemindahan para pedangan Pasar Kedungadem yang sebelumnya menempati Tempat Penampungan Sementara lantaran pasar tengah dibangun, dipastikan molor.