bBTV#60detik
ASTAGA...! BEGINI PELAYANAN KIA, KK & E-KTP DI BOJONEGORO
KONDISI PELAYANAN e KTP, KK dan KIA DI MALL PELAYANAN PUBLIK JALAN VETERAN BOJONEGORO MEMPRIHATINKAN
KONDISI PELAYANAN e KTP, KK dan KIA DI MALL PELAYANAN PUBLIK JALAN VETERAN BOJONEGORO MEMPRIHATINKAN
Masyarakat Kabupaten Bojonegoro saat ini sedang waspada penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Lantaran untuk bulan Januari 2019 saja ada 211 kasus DB, empat orang diantaranya meninggal akibat gigitan nyamuk yang membawa virus dengue.
Paguyuban Karya Muda Peduli (PKMP) Bojonegoro mendatangi Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonenegoro, Senin (4/2/2019).
Kasus dugaan korupsi yang menyeret Kepala Desa (Kades) Sukosewu, WPN, bakal disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Rabu (6/2/2019) mendatang.
Sebelum dibangun, bangunan pasar Kecamatan Kedungadem masih semi permanen. Namun sekarang pemandangan sudah berubah drastis. Pasar Kedungadem sudah berbeda penampakannya.
Selain terkenal murah, Pasar Kedungadem juga terkenal sebagai pasar kambing, sehingga banyak kita temukan pedagang daging kambing.
Upaya pencarian seorang warga yang melompat dari atas jembatan Glendeng, Desa Simo, Kecamatan Soko, hari ini sudah memasuki hari ke-2. Akan tetapi, belum ada tanda-tanda ditemukannya korban. Bahkan, tim SAR sudah mulai mengoptimalkan penyisiran hingga radius 10 km dari titik awal jatuh.
Meskipun wilayah Kabupaten Bojonegoro jauh dari pantai, namun di Kota Ledre ini tetap bisa menikmati ikan asap segar. Tepatnya, di Dusun Sanggar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem, usaha milik Joko warga setempat.
Penyakit demam berdarah dengue ( DBD) menjadi ancaman di berbagai wilayah Indonesia akhir-akhir ini. Hujan dengan intensitas tinggi turut menambah risiko penyebaran penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti ini.
Hingga kini pencarian korban yang diduga bunuh diri terjun ke bengawan solo terus dilakukan Bahkan Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Jawa Timur (Jatim) kantor Surabaya ikut mencari korban Diperkirakan, posisi korban tidak akan jauh dari lokasi jatuh, yaitu seputaran jembatan Glendeng Hal itu dikatakan Komandan Tim (Dantim) Kantor SAR Surabaya, Gian Ery Pramulya saat di lokasi Menurutnya, prediksi itu karena melihat arus dan terlihat ada bangkai yang berputar-putar saja Operasi akan dilakukan selama 7 hari dengan semaksimal mungkin Kendala saat ini adalah sampah, ditakutkan korban tersangkut ranting bambu