DBD Mewabah, UDD PMI Bojonegoro Pastikan Stok Trombosit Aman
Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro. Memastikan stok trombosit bagi penderita demam berdarah dengue (DBD) sampai hari ini di pastikan aman.
Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro. Memastikan stok trombosit bagi penderita demam berdarah dengue (DBD) sampai hari ini di pastikan aman.
Kasus Demam Berdarah Dangue (DBD) menjadi perhatian serius Pemkab Bojonegoro. Berdasarkan data yang bersumber dari Dinkes, per Januari 2022, tercatat 112 kasus DBD.
Demam Dengue (DD) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) sering dianggap sama, kedua penyakit tersebut masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Keduanya sama-sama disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Lantas apa perbedaannya?
Demam Berdarah Dengue atau yang lebih dikenal masyarakat dengan DBD, merupakan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegepty. Dan hal tersebut, terjadi di daerah tropis dan subtropis, apalagi pada saat musim penghujan, yang biasanya terjadi di bulan Oktober hingga bulan April.
Demam Berdarah Dengue atau yang lebih dikenal masyarakat dengan DBD, merupakan penyakit yang dibawa oleh nyamuk dan hal tersebut, terjadi di daerah tropis dan subtropis, apalagi di musim penghujan, yang terjadi di bulan Oktober hingga bulan April.
Masyarakat Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur harus waspada terharap penyakit yang muncul saat musim penghujan.
Saat DBD dicurigai menyerang salah satu anggota keluarga, pemeriksaan darah bisa menjadi langkah “pasti†untuk menentukan apakah gejala tersebut mengarah pada DBD atau hanya demam biasa.
Demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi penyakit menular berbahaya di Indonesia. Data nasional dari bulan Januari hingga Juni 2021 menunjukkan ada lebih dari 95 ribu kasus DBD di Indonesia, dengan korban meninggal sebvanyak 661 orang.
Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN dan SMKN di Kabupaten Bojonegoro sudah berakhir. Bahkan jalur zonasi sebagai tahap akhir sudah rampung. Namun hasilnya banyak yang pagunya tidak terpenuhi.
Sebanyak 49 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Bojonegoro membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jalur zonasi tahun ajaran 2021-2022. Rencananya PPDB jalur zonasi itu akan diumumkan pada Sabtu (12/6/2021).