SKK Migas Berharap JTB Jadi Berkah
Keberadaan lapangan gas di wilayah Jambaran Tiung Biru (JTB), diharapkan menjadi berkah bagi masyarakat Bojonegoro.
Keberadaan lapangan gas di wilayah Jambaran Tiung Biru (JTB), diharapkan menjadi berkah bagi masyarakat Bojonegoro.
Sempat mengabdi selama 22 tahun di Kantor Kecamatan Kasiman, sebagai staf hingga Kasi, dari golongan 1B sampai 3C. Dan kini telah menjabat sebagai Camat untuk ke tiga kalinya, dan selama ini ditempatkan di kawasan yang terhitung jauh dari pusat Kabupaten Bojonegoro. Sejak tanggal 7 Februari 2018, Moch. Arifin, resmi menjabat sebagai Camat di Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro.
Kecintaannya dengan aneka hasil pertanian, membuat Camat Kota Bojonegoro, Moch Farid Naqib ingin terus menciptakan serta membangun setiap desa yang mempunyai agrowisata unggulan yang menjadi Ikon tersendiri. Oleh karenanya, Camat Kota ingin membangun dan mendorong tiap desa untuk memanfaatkan lahan kosong untuk menanam tumbuhan buah agar nantinya bisa bermanfaat terlebih menjadi Ikon bagi tiap desa.
Petani di dua Kecamatan yang mengalami tanaman padinya mati akibat kurangnya pasokan air. Kini petani di dua kecamatan yakni Sumberrejo dan Kedungadem kini mulai beralih tanam ke komoditi tanaman jagung dan kedelai.
Menjadi pelayan publik seperti saat ini, mungkin tak pernah terbersit sebelumnya di benak Camat Ngambon, Muridan. Sejak kecil, pria kelahiran Bojonegoro, 28 April 1966 asal Desa Temu, Kecamatan Kanor itu mempunyai cita-cita menjadi orang yang berguna bagi nusa, bangsa, dan negara dengan menjadi guru.
Sumber Daya Alam (SDA) di wilayah Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, khususnya di Desa Bandungrejo berupa minyak dan gas bumi (Migas), menjadi banyak perhatian. Terlebih bagi masyarakat yang ada di wilayah tersebut untuk bisa turut andil dalam proses di dalamnya.
Sebagai upaya untuk turut mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Bojonegoro terus melakukan blusukan ke kecamatan-kecamatan.
Dalam menjalankan tugas sebagai seorang pemimpin, harus memiliki sikap yang mengayomi, tidak boleh memiliki rasa sombong, dan menciptakan suasana keakraban antara pemimpin dengan yang dipimpin.
Ikhlas dan Jujur dan terbuka itulah prinsip yang dipegang oleh Nanik Lusetiyani dalam menjalani kehidupan sehari-hari dan diterapkannya dalam menjalani setiap tugasnya. Dengan prinsip itu dirinya dipercaya mengemban tugas menjadi Camat Dander sejak tanggal 6 Agustus tahun 2017 yang lalu
Pada tahun 2018 ini ada 3 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro yang sudah tidak memperoleh program Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) bagi Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP), yakni Kecamatan Bojonegoro, Trucuk dan Kapas.