Pilkada Bojonegoro 2018
Panwaskab; Cabup/Cawabup Open House Itu Tak Melanggar
Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bojonegoro (Panwaskab), harus bekerja ekstra melakukan pengawasan pada tahapan Pilkada sebelum dan sesudah lebaran.
Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bojonegoro (Panwaskab), harus bekerja ekstra melakukan pengawasan pada tahapan Pilkada sebelum dan sesudah lebaran.
Setelah tiga hari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro melakukan verifikasi partai politik (Parpol). Namun parpol yang diverifikasi itu jika masih ada kekurangan, akan diberikan kesempatan untuk perbaikan.
Pasca dilaksanakannya tes kesehatan untuk para bakal pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro di rumah sakit Dr. Soetomo Surabaya. Hasilnya seluruh Paslon memenuhi syarat menjadi calon.
Setelah diadakan rekrutmen Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) se-Kabupaten Bojonegoro yang diadakan masing-masing Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Sebanyak 340 orang PPL kini dilantik, tetapi mereka diingatkan harus tetap menjaga netralitas.
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro sudah siap menerima pendaftaran bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang mengikuti Pemilukada 2018. Kemungkinan ada tiga sampai empat pasangan calon yang akan bersaing dalam pergantian kepemimpinan daerah lima tahunan ini.
Setelah Partai Golongan Karya (Golkar) mengusung pasangan calon bupati dan wakilnya, Soehadi Moeljono-Mitro'atin untuk maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Bojonegoro 2018 mendatang, partai berlambang pohon beringin yang memiliki tujuh kursi di DPRD itu akan menjajaki partai koalisi untuk menggenapi minimal 10 kursi.
Setelah menyapa pengurus dan kader Partai Amanat Nasional (PAN) bagian timur dan tengah, yang juga bersamaan kegiatan Mas Agus Maimun 'Menyapa dan Mendengar'. Kegiatan tersebut dijadikan konsolidasi dan sosialisasi untuk memperkenalkan Basuki sebagai salah satu tokoh yang akan dicalonkan partai berlambang matahari itu, pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Bojonegoro mendatang.
Meskipun penetapan calon bupati maupun calon wakil bupati belum dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro. Namun beberapa bakal calon yang ingin maju dalam Pilkada 2018 sudah tebar pesona dengan memasang gambar di seluruh titik penjuru yang ada di Kota Ledre.
Setelah surat tugas yang diberikan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kepada bakal calon Bupati, Pudji Dewanto dipastikan habis per-tanggal 25 November 2017 kemarin. Kang PD panggilan Pudji Dewanto, masih menunggu kepastian dari partai berlambang ka'bah tersebut.
Setelah direstui DPP PPP untuk maju dalam Pilkada 2018, melalui surat tugas resmi partai berlambang Ka'bah. Pudji Dewanto yang akrab dipanggil Kang PD sudah menyiapkan partai koalisi untuk berdampingan dalam Pilkada serentak 28 Juni 2018.