Jelang Nataru, Harga Cabai Rawit di Bojonegoro Tembus Rp90 ribu
Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro mengalami kenaikan cukup signifikan pada saat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro mengalami kenaikan cukup signifikan pada saat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Harga cabai rawit di sejumlah pasar di Kabupaten Bojonegoro kian melejit. Naiknya harga kebutuhan dapur ini terjadi selama sepekan sebelum dan saat puasa ramadan. Hal tersebut, membuat para pembeli dan pedagang menjerit.
Menjelang puasa ramadhan tahun 2025, harga beberapa bahan pokok di Kabupaten Bojonegoro terpantau stabil. Namun, harga cabai rawit justru melambung tinggi dibanding harga-harga bahan pokok lainnya.
Menjelang puasa ramadan tahun 2025, harga cabai rawit di Kabupaten Bojonegoro mulai merangkak naik. Seperti yang terjadi di Pasar Kota Bojonegoro, harga cabai rawit mencapai Rp80 ribu per kilogram.
Petani cabai di Kabupaten Bojonegoro tengah panen raya. Namun, dibalik banyaknya tanaman cabai yang dipanen ini, membuat para petani mengeluh, lantaran harganya mengalami penurunan yang cukup drastis.
Di bawah terik matahari PJ. Bupati Bojonegoro melaksanakan Panen Raya Cabai Rawit di desa Sambongrejo Kecamatan Gondang (18/9/2024).
Sejak akhir bulan Oktober hingga minggu kedua bulan November tahun 2023, harga cabai di pasar tradisional Kedungadem mengalami kenaikan signifikan. Nuriati (50), seorang pedagang sayur-mayur di pasar tersebut, mengungkapkan bahwa harga cabai, baik rawit merah maupun hijau, terus melonjak naik.
memasuki Minggu kedua di bulan September, Dwi salah satu petani Cabai di Desa Genjor, Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro mengaku geleng-geleng kepala akibat harga cabai merah terus menurun.
Jalan meraup keuntungan dan rezki sangat banyak, tergantung tekad dan kerja keras kita. Seperti Yudi, warga Kecamatan Sugihwaras yang merupakan pengusaha cabe kering olahan. Tidak perlu diragukan lagi sepak terjangnya nggak tanggung-tanggung Yudi menjual cabe kering olahan sampai ke Cirebon.
Kemarau yang telah terjadi di berbagai daerah menyebabkan produksi cabai merah, dan cabai rawit di wilayah di Bojonegoro dan sekitarnya belum maksimal.