Pawai Budaya Hari Jadi Bojonegoro ke-340
Masayarakat Padati Rute Pawai Budaya Tingkat SD/SMP
Ribuan masyarakat tetap antusias menyaksikan pawai budaya tingkat SD dan SMP dalam rangka Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-340, Sabtu (7/10/2017).
Ribuan masyarakat tetap antusias menyaksikan pawai budaya tingkat SD dan SMP dalam rangka Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-340, Sabtu (7/10/2017).
Hari ini pawai budaya tingkat SD dan SMP digelar, menyambut Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro dan keesokannya, dilanjutkan tingkat SMA dan umum. Selama menyaksikan pawai budaya, dihimbau warga tidak membuang sampah sembarangan.
Tahun ini pawai budaya tingkat SD dan SMP dilaksanakan pada, Sabtu tanggal 7 Oktober 2017 besok, dan esoknya Minggu dilanjutkan tingkat SMA dan umum. Sebanyak 35 peserta akan ambil bagian terdiri 24 peserta SD dan 11 peserta SMP.
Menjelang pelaksanaan pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-340, yang akan diikuti baik tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga SMA dan umum, semua peserta hingga kini sudah bersiap memeriahkan acara tahunan tersebut.
Dalam menyambut Hari Jadi Bojonegoro (HJB) yang ke 340 tahun, Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro akan menggelar pawai budaya yang akan diikuti beberapa sekolah mulai dari Taman Kank-anak (Tk) hingga SMA sederajat bahkan, bisa diikuti oleh Masyarakat Umum.
Keceriaan serta kegembiraan santri dan siswa Yayasan Pondok Pesantren Abu Darrin (YPPAD) tampak kala mengikuti Pawai Taaruf dalam menyambut Tahun Baru 1439 Hijriah pada Rabu (20/9/2017) pagi. Sekitar 2000 lebih santri mengikuti Pawai taaruf kali ini, sehingga kegiatan ini menarik perhatian masyarakat maupun pengguna jalan.
Pawai budaya yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan dan menyambut HUT RI ke 72 Kecamatan Sugihwaras menampilkan berbagai budaya khas Indonesia. Hal itu selaras dengan tema yang diangkat yakni tema Kedaerahan sehingga para peserta mengenakan pakaian adat.
Sepi. Padahal jam telah menunjukkan pukul 17.15 WIB. Waktu berbuka kurang 10-an menit. Biasanya, saat pukul 17.00 surau atau musala di tepi bengawan itu selalu telah ramai orang untuk sekadar membincang keagamaan. Terutama soal fiqih-fiqih ringan. Tetapi kenapa sekarang sepi?
Suasana penutupan Sepekan Seni Sayap Jendela "Anjerbabag Awe-Awe" pada Jumat (19/5/2017) malam benar-benar meriah. Ratusan masyarakat di Kota Bojonegoro memadati halaman dan jalan menuju Sanggar Sayap Jendela di Jalan Kapten Ramli, Kelurahan Ledok Kulon, Kota Bojonegoro.
Pertunjukan Ketoprak Siswo Budoyo di Desa/Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro pada Senin (10/4/2017) malam begitu meriah. Ratusan warga setempat memadati lokasi acara.