2019, BPBD Digelontor Anggaran Rp8 M
Tahun 2019 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, digelontor anggaran sebesar Rp8 miliar lebih (Rp8.577.576 567) untuk kebutuhan operasional dan kebencanaan di Kabupaten Bojonegoro.
Tahun 2019 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, digelontor anggaran sebesar Rp8 miliar lebih (Rp8.577.576 567) untuk kebutuhan operasional dan kebencanaan di Kabupaten Bojonegoro.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro menyerahkan bantuan paket sembako untuk korban angin kencang di Kecamatan Balen, Senin (14/1/2019).
Kesadaran tanggap bencana perlu dilakukan sosialisasi kepada para siswa. Pasalnya, saat terjadi bencana biasanya jatuh korban dikarenakan akibat kurangnya pemahaman kepada siswa, akan cara-cara yang benar untuk menghadapi bencana.
Musibah yang ditimbulkan angin puting beliung di Kabupaten Bojonegoro masih perlu diwaspadai. Pasalnya di tahun 2018 ini, setidaknya ada 59 desa di 22 kecamatan pernah dihampiri angin ribut tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, memperkirakan puncak musim hujan di Bojonegoro terjadi pada bulan Februari mendatang. Saat ini, meski hujan mengguyur wilayah Bojonegoro namun intensitasnya masih normal.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Nadif Ulfia, meminta masyarakat Bojonegoro waspada terhadap hujan angin disertai petir yang mengakibatkan pohon tumbang.
Meski sebagian rumah warga di Dusun Grenjengan, Desa/Kecamatan Sekar diterjang banjir bandang dan angin puting beliung, pada, Sabtu (8/12/2018) kemarin tapi tidak ada warga yang mengungsi.
Badan jalan di Desa Ngrejeng, Kecamatan Purwosari yang menghubungkan dengan Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam longsor. Hal itu disebabkan hujan deras yang mengguyur desa setempat, Senin (3/12/2018).
Warga Ngeringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro digegerkan dengan adanya seseorang yang diduga tenggelam di Bendung Gerak, Kamis (22/11/2018).
Hujan deras sudah turun di Kabupaten Bojonegoro sejak beberapa hari ini, membuat kewaspadaan mulai ditingkatkan. Salah satunya, adalah bencana tanah longsor.