Hingga Kini, Baru Satu Desa Yang Didroping Air
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro memastikan hingga saat ini baru satu desa yang didroping air bersih. Itu pun hanya satu truk tangki dengan volume 6000 liter.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro memastikan hingga saat ini baru satu desa yang didroping air bersih. Itu pun hanya satu truk tangki dengan volume 6000 liter.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, terus melakukan pemantauan terhadap desa desa yang selama musim kemarau ini menjadi langganan kekeringan dan kesulitan air bersih.
Memasuki akhir Juli 2018 ini, meski musim kemarau baru satu daerah yang mengajukan permintaan bantuan air bersih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro.
Lebaran Idul Fitri tahun 2018 ini, wilayah Kabupaten Bojonegoro, ditetapkan status siaga darurat kekeringan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro.
Meski saat ini adalah Hari Raya Idul Fitri ratusan petugas kebersihan Kabupaten Bojonegoro atau biasa disebut pasukan kuning, dipastikan tidak ada hari libur, pasalnya petugas kebersihan itu tetap harus melaksanakan tugasnya untuk membuat kota tetap bersih.
Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kabupaten Bojonegoro, mulai melakukan pemetaan wilayah yang rawan kekeringan.
ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menyerah terimakan bantuan fasilitas air bersih kepada masyarakat Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Selasa (13/3/2018). Serah terima ini sekaligus penanda berakhirnya Program Penyediaan Fasilitas Air Bersih Berbasis Pengelolaan Masyarakat di Dusun Sumurpandan, desa setempat.
Sejauh ini sejak tanggal 16 hingga 26 September 2017, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, sudah mendistribusikan air bersih sebanyak 38 truk tangki atau 228.000 liter ke sejumlah kecamatan yang tersebar di wilayah Kota Ledre yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau, yaitu di 23 desa dari 8 kecamatan.
Meski sebagian wilayah yang ada di Kebupaten Bojonegoro sudah diguyur hujan tiga hari berturut-turut, namun bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro masih terus berlanjut.
Hingga saat ini, Selasa (26/9/2017), sudah ada 8 kecamatan yang tersebar di Wilayah Kabupaten Bojonegoro yang sudah mengajukan bantuan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).