Selama 4 Bulan, DBD di Bojonegoro 60 Kasus
Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) hdi Bojonegoro selama Januari hingga April 2020 mencapai 60 kasus. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap penyakit yang bermula dari gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) hdi Bojonegoro selama Januari hingga April 2020 mencapai 60 kasus. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap penyakit yang bermula dari gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Selama empat bulan, Januari hingga April tahun 2020 ini, penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Bojonegoro mencapai 60 orang. Dari total itu, satu orang dinyatakan meninggal dunia.
Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bojonegoro terus bertambah. Hingga 17 Maret 2019, sudah terdapat 295 kasus dan 5 orang meninggal lantaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini.
Selama dua bulan awal tahun 2019 ini penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti di Kabupaten Bojonegoro terus bertambah. Hal tersebut diungkapkan Kasi Penyakit Menular, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Wheny Dyah.
Fogging tidak dilakukan berdasarkan usulan atau pengajuan dari masyarakat saja. Namun, berdasarkan indikasi dari hasil penyelidikan epidemiologi (ilmu yang mempelajari pola kesehatan dan penyakit serta faktor yang terkait di tingkat populasi) oleh tenaga kesehatan masing-masing.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro (Dinkes) telah membagikan 900 kilogram (kg) larvasida serbuk (abate) dan 24.560 botol larvasida cair (pengadaan tahun lalu) ke seluruh Puskesmas yang ada di Kota Ledre.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro bakal menambah mesin fogging, bahan kimia dan pupuk untuk menanggulangi penyebaran penyakit Demam Berdarah (DB) di Kota Ledre.
Sempat menjadi kecamatan tertinggi dengan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) se-Bojonegoro pada pertengahan Januari lalu, saat ini angka penderita yang terjangkit DBD di Kecamatan Sumberrejo masih terbilang cukup tinggi.
Masyarakat Kabupaten Bojonegoro saat ini sedang waspada penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Lantaran untuk bulan Januari 2019 saja ada 211 kasus DB, empat orang diantaranya meninggal akibat gigitan nyamuk yang membawa virus dengue.
Penyakit demam berdarah dengue ( DBD) menjadi ancaman di berbagai wilayah Indonesia akhir-akhir ini. Hujan dengan intensitas tinggi turut menambah risiko penyebaran penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti ini.