Hadapi Puncak Musim Hujan, BPBD Petakan KRB
Musim penghujan seringkali rawan bencana di beberapa wilayah Bojonegoro. Untuk mengantisipasi hal itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro melakukan pemetaan Kawasan Rawan Bencana (KRB).
Musim penghujan seringkali rawan bencana di beberapa wilayah Bojonegoro. Untuk mengantisipasi hal itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro melakukan pemetaan Kawasan Rawan Bencana (KRB).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, terus melakukan persiapan dalam menghadapi bencana, dengan melihat langsung pintu-pintu air guna mengantisipasi bencana banjir yang biasanya terjadi saat musim penghujan.
Palang Merah Indonesia (PMI) Bojonegoro terus merangkul kalangan pelajar untuk terus menumbuhkan jiwa kerelawanan. PMI bahkan memberikan wadah bagi para pelajar melalui kegiatan Palang Merah Remaja (PMR).
Jajaran Forkopimda dan Polres Bojonegoro hari ini menggelar Deklarasi Damai jelang Pilkades serentak, serta Apel Pasukan Mantap Praja Angling Dharma dan kesiapsiagaan penanggulangan bencana.
Antisipasi bencana banjir yang terjadi di musim penghujan, personil Satuan Sabhara Polres Bojonegoro menggelar latihan SAR (Search And Rescue) di Waduk Grobogan, Desa Bendo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (11/01/2020). Latihan tesebut di pimpin langsung oleh Kasat Sabhara Polres Bojonegoro, AKP Yusis Krismanto SH.
Bencana banjir di Kabupaten Bojonegoro mendapat perhatian bersama. Sehingga sebagai bentuk sinergitas bersama tanggap bencana, Polres Bojonegoro bersama instansi terkait melaku pengecekan kesiapan personel dan peralatan, Senin (6/1/2020).
Semua wilayah di Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur mempunyai potensi daerah yang rawan bencana, meski di setiap wilayah kerawanan berbeda-beda. Namun secara keseluruhan 38 Kabupaten/Kota berpotensi rawam banjir. Oleh karenanya hendaknya pemerintah daerah menyiapkan kantung/sak untuk memperkuat tanggul.
Seiring musim hujan yang mulai melanda Kabupaten Bojonegoro, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, telah memetakan sejumlah desa/ kecamatan yang tergolong rawan bencana banjir saat intensitas hujan yang turun cukup tinggi.
Bantuan untuk korban angin kencang di Ngambon mengalir. Salah satu bantuan logistik diberikan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama (LAZIZNU).