Banjir Bengawan Solo
Masih Siaga Hijau, Tren Turun
Sejak mulai musim penghujan, debet air di Bengawan Solo baru hari ini menembus siaga, walupun masih Siaga Hijau. Tepatnya di angka 12.39 phielschall untuk papan ukur di Kota Bojonegoro.
Sejak mulai musim penghujan, debet air di Bengawan Solo baru hari ini menembus siaga, walupun masih Siaga Hijau. Tepatnya di angka 12.39 phielschall untuk papan ukur di Kota Bojonegoro.
Beberapa hari ini hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi terus mengguyur Kabupaten Bojonegoro. Hal tersebut, membuat debit air Sungai Bengawan Solo meningkat, terlebih mendapat limpahan air dari hulu.
Memasuki musim penghujan, setidaknya ada 88 desa yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro yang berada di tepi Sungai Bengawan Solo masuk dalam daftar catatan potensi banjir luapan dari sungai terpanjang di Pulau Jawa.
Saat musim penghujan tiba, Jalan Protokol di Kota Bojonegoro selalu dihantui akan banjir luapan. Pasalnya, saluran drainase yang ada di seputar Kota Bojonegoro, tak bekerja secara maksimal, dan selalu tersumbat.
Tampak, jalanan Kota Bojonegoro, Selasa (3/12/2024) petang terjadi banjir di beberapa ruas. Termasuk di Jalan Pattimura, Panglima Polim dan Panglima Sudirman.
Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur wilayah Kota Bojonegoro selama 2 jam lebih. Akibatnya, air membanjiri sejumlah ruas Jalan Protokol di wilayah Kota Bojonegoro, Selasa (3/12/2024) petang.
Belakangan ini curah hujan lebat disertai angin kencang, membuat air melimpah di sejumlah tempat di Kabupaten Bojonegoro. Air tersebut, kebanyakan bermuara di Bengawan Solo.
Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan sejumlah ruas jalan di Kota Bojonegoro tergenang banjir. Hujan deras disertai angin ini, juga menyebabkan pohon-pohon di sejumlah titik tumbang, Sabtu (30/11/2024).
Hujan dengan intensitas tinggi menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Hujan deras tersebut, menyebabkan banjir bandang dan menerjang jembatan darurat di Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (24/9/2024).
Banjir bandang akibat hujan dengan intensitas tinggi menerjang beberapa wilayah di tanah air. Hujan deras pada Rabu (13/3/2024) dan Minggu (17/3/2024) melanda Kabupaten Demak dan Kudus, Provinsi Jawa Tengah menyebabkan 6 (enam) tanggul utama jebol sehingga rumah warga terendam air dan warga harus mengungsi.