Pilkada Bojonegoro 2018
Hitung Surat Suara, KPU Tetap Gunakan Manual
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro menegaskan jika pihaknya tidak melakukan penghitungan cepat atau quick count, namun menggunakan penghitungan secara manual.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro menegaskan jika pihaknya tidak melakukan penghitungan cepat atau quick count, namun menggunakan penghitungan secara manual.
Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli memastikan pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 dan Pemilihan Bupati (Pilbup) di Kabupaten Bojonegoro berlangsung kondusif, usai melakukan pemantauan di sejumlah titik wilayah tersebut.
Berbagai ucapan selamat diterima pasangan calon (paslon)nomor urut 3 Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bojonegoro Anna-Wawan atas kemenangan dalam hasil sementara hitung cepat (quick count).
Desk Pilkada Pemkab Bojonegoro melakukan rekapitulasi hasil hitung cepat pemungutan suara pilkada serentak 2018 untuk Pilgub dan Pilbup. Hasilnya pasangan nomor urut 3 Anna-Wawan menang.
Para simpatisan pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro mulai berdatangan memadati area stadion, tempat digelarnya kampanye Anna Muawanah dan Wawan Budi Irawanto, pasangan calon yang diusung tiga partai yakni PDI Perjuangan, PKB dan PKPI.
Kartu Petani Mandiri (KPM) plus disambut positif tidak hanya Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) saja, tetapi seluruh masyarakat Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya kartu sakti tersebut menjadi jawaban kebutuhan masyarakat di Kota Ledre.
Serentak di seluruh kecamatan yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, lantunan bacaan selawat nariyah dan khotmil Qur’an didengungkan Sedulur Ngaji, yang berdo’a berharap agar suksesi kepemimpinan di Jawa Timur dan Bojonegoro berlangsung damai dengan kemenangan yang penuh berkah.
Agenda deklarasi tolak dan lawan politik uang serta politisasi SARA pada Pilkada serentak tahun 2018, di pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Rabu (14/2/2018), tidak dihadiri pasangan calon (Paslon) Anna Mu'awanah-Budi Irawanto (Ana-Wawan). Pasalnya acara yang diadakan di lingkup Pemkab Bojonegoro itu dianggap kurang netral.
Bakal Calon Bupati (Bacabup) maupun Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) yang telah mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) semakin aktif bergerilya ke bawah. Termasuk ke komunitas-komunitas masyarakat, tidak terkecuali Pondok Pesantren (Ponpes).
Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Kota Bojonegoro berkumpul di Alun-alun, Senin (15/1/2018). Mereka berkeluh kesah ke Bakal Calon Bupati (Bacabup) Anna Muawanah dan Bacawabup Budi Irawanto (Anna-Wawan).