Banjir Bandang di Temayang
Warga Was-was Terjadi Banjir Susulan
Musim hujan yang diperkirakan masih berjalan beberapa bulan lagi, mengakibatakan warga Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber was - was jika terjadi banjir susulan.
Musim hujan yang diperkirakan masih berjalan beberapa bulan lagi, mengakibatakan warga Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber was - was jika terjadi banjir susulan.
Hujan lebat yang mengguyur Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, kamarin sore, Selasa, (7/3/2017) mengakibatkan banjir. Akibatnya, hektaran sawah warga luluh lantah, serta tanaman yang masih dalam usia tanam rusak. Tanaman tersebut adalah jagung dan padi.
Banjir bandang kembali menerjang permukiman warga Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (7/3/2017). Musibah banjir bandang meluap, setelah terjadi hujan sore tadi dan banjir baru surut sekira pukul 19.30 WIB.
Setelah statusnya turun menjadi siaga hijau pada Sabtu (4/3/2017) dini hari, elevasi Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo di papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) Bojonegoro pagi ini menunjukkan 13.58 pukul 08.00 WIB.
Debit Bengawan Solo di Bojonegoro kembali menunjukkan status siaga banjir. Sejak pukul 24.00 tinggi muka air sudah menyentuh 13.00 pheilschall atau Siaga Hijau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro meminta masyarakat waspada seiring banjir hulu Ngawi dan Solo, Jawa Tengah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, mewaspadai ancaman banjir Bengawan Solo yang akan melanda hilir, Jawa Timur. Kewaspadaan ini seiring banjir hulu Ngawi dan Solo, Jawa Tengah.
Hujan lebat di wilayah hulu Bengawan Solo membuat kenaikan signifikan Tinggi Muka Air (TMA) di beberapa kabupaten. Bahkan, di papan duga Jurug sudah ditetapkan Siaga Merah saat ini dan di Dungus, Kabupaten Ngawi, sudah Siaga Kuning. Diprediksi, air akan sampai di Kabupaten Bojonegoro siang atau sore nanti, Kamis (2/3/2017).
Sempat turun jauh di bawah siaga, elevasi air Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro mulai kembali naik. Bahkan, di wilayah barat, tepatnya papan duga Karangnongko di Kecamatan Ngraho ketinggian bertambah cepat. Dari pukul yang 06.00 WIB yang masih 25.45 peilschaal menjadi 26.10 peilschaal pada pukul 09.00 WIB, Kamis (2/3/2017).
Kondisi air Bengawan Solo belakangan ini kondisinya terus naik dan turun. ditengarai hujan di hulu dan hilir turut serta memengaruhi kondisi muka air bengawan. Seperti hari ini, Minggu (26/2/2017), di wilayah Kota Bojonegoro ditetapkan status Siaga I atau Siaga Hijau, namun di papan duga Karangnongko, Kecamatan Ngraho, tinggi air beringsut turun.
Tinggi muka air Bengawan Solo terus menunjukkan tren naik di papan duga Taman Bengawan Solo, Kecamatan Kota Kabupaten Bojonegoro. Bahkan, siang tadi sudah masuk Siaga Hijau atau Siaga I banjir Bengawan Solo.