Skip to main content

Category : Tag: Angkat


Pengisian Perangkat Desa Serentak

BI: UNNES Perlu Jelaskan ke Publik, Jika Tak Mau, Ganti Saja

Ditunjuknya Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai pihak ketiga pengisian perangkat desa di Kabupaten Bojonegoro menimbulkan keraguan. Apalagi adanya pemberitaan yang ramai mengenai pihak-pihak yang datang dan diduga ada indikasi mau mempengaruhi pihak Unnes, yang ditunjuk membuat dan koreksi soal pengisian perangkat di Kabupaten Bojonegoro.

Pengisian Perangkat Desa Serentak

Masuk Tim Evaluator, IDFoS dan BI Tak Pernah Dilibatkan?

Menjelang proses pengisian perangkat desa serentak di Kabupaten Bojonegoro, Tim Tingkat Kabupaten semakin riuh dengan adanya anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro yang menjadi Tim Evaluator menemui Universitas Negeri Semarang (Unnes). Dalam pertemuan di Semarang itu, pihak DPRD tidak bersama Tim Evaluator lainnya seperti IDFoS Indonesia maupun Bojonegoro Institute (BI), tapi bersama perwakilan Asosiasi Kepala Desa (AKD) yang tidak mempunyai kewenangan dalam seleksi perangkat desa.

Pengisian Perangkat Desa Serentak

Panitia Pengisian Perangkat se Kepohbaru Tuntut Transpransi

Semakin mendekati ujian pengisian perangkat desa serentak se Kabupaten Bojonegoro, tim-tim di tingkat desa mulai risau. Apalagi, sistem sentralistik di kecamatan mengundang banyak tanda tanya dan kecurigaan. Belum lagi di tingkat kabupaten juga riuh.

Pengisian Perangkat Desa Serentak

Libur Tidaknya Siswa Tunggu Keputusan Pemkab

Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro hingga saat ini masih menunggu instruksi dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, terkait keputusan libur tidaknya siswa saat sekolah mereka digunakan untuk pelaksanaan ujian pengisian perangkat desa secara serentak.

Pengisian Perangkat Desa Serentak

Setiap Kecamatan Dipakai Satu Sekolah untuk Ujian

Pelaksanaan ujian perangkat desa akan digelar serentak, nantinya akan dilaksanakan di sekolah masing-masing yang ada di kecamatan. Pelaksanaan ujian tersebut, minimal akan menggunakan satu SMP Negeri di tiap kecamatan.

Pengisian Perangkat Desa Serentak

Tim Evaluator Pengisian Perangkat Desa Bekerja Individu

Kedatangan tim evaluator pengisian perangkat desa yang mendatangi Universitas Negeri Semarang (UNNES), hanya Ketua Komisi A dan Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro. Padahal, dalam tim tersebut selain legislatif, juga ada IDFoS Indonesia dan Bojonegoro Institute. Namun kedatangan dua legislator tersebut bersama perwakilan Asosiasi Kepala Desa (AKD).

Pengisian Perangkat Desa Serentak

Dewan Akui ke UNNES Bersama Lima Orang

Beredarnya kabar kedatangan oknum yang menemui pihak Universitas Negeri Semarang (UNNES) diakui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro. Namun pertemuan tersebut terkait beberapa agenda kesiapan pihak ke tiga dalam melaksanakan pengisian perangkat desa.

Pengisian Perangkat Desa Serentak

Kapolres: Gelar Perkara Sudah Dilakukan

Setelah mendapatkan laporan adanya oknum yang menemui Pembantu Rektor II universitas Negeri Semarang (UNNES), yang mengatasnamakan Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro, proses terus berjalan. Termasuk mengadakan gelar perkara terkait dugaan tersebut.

Pengisian Perangkat Desa Serentak

Ketua DPRD: Ada Anggota yang Sudah Diklarifikasi

Proses pengisian perangkat desa serentak di Kabupaten Bojonegoro masih terus bergulir dan bahkan belakangan ini makin memanas. Dugaan “jago” titipan menyeruak ke publik, dan bahkan indikasi itu secara terang diakui Bupati Bojonegoro, Suyoto dan meminta seluruh masyarakat turut serta mengawasi.

Pengisian Perangkat Desa Serentak

Lagi, Bupati Sebut Namanya Digunakan Lobi Unnes

Selain nama Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro yang diduga digunakan menemui pihak Universitas Negeri Semarang (Unnes), untuk meloloskan calon, nama Bupati Bojonegoro, Suyoto juga sudah mendengar namanya dipakai melobi pihak ketiga dari perguruan tinggi di Semarang itu.