Daftar Tunggu Haji Semakin Menyusut
Setelah pengurangan kuota 20 persen dihapus, para Calon Jemaah Haji (CJH) bisa bernafas lega. Pasalnya daftar tunggu haji semakin menyusut termasuk di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Setelah pengurangan kuota 20 persen dihapus, para Calon Jemaah Haji (CJH) bisa bernafas lega. Pasalnya daftar tunggu haji semakin menyusut termasuk di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Pulahan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Bojonegoro dipastikan batal berangkat pada tahun 2017 ini. Sehingga jumlah yang akan berangkat yang sebelumnya sekitar 1.027 CJH menjadi sekitar 990 jemaah.
Menindaklanjuti pengembalian kuota 20 persen jemaah haji, Kementerian Agama (Kemenag) di masing-masing wilayah langsung mengirimkan surat pada instansi di bawahnya. Termasuk Kemenag Kabupaten Bojonegoro yang mendapat penambahan 326 Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan berangkat pada tahun 2017.
Kantor Kementerian Agama Bojonegoro mendapatkan penambahan kuota haji sebanyak 268 jemaah dari bagian tambahan kuota yang diberikan Kerajaan Arab Saudi ke Indonesia untuk 2017.
Antusias masyarakat Bojonegoro untuk berangkat haji sangat tinggi. Pasalnya daftar tunggu haji di Kota Ledre mencapai 25 tahun, sehingga jika daftar tahun 2017, dimungkinkan baru akan berangkat tahun 2042 mendatang.
Rencana penambahan kuota haji yang disampaikan Presiden Joko Widodo, disambut positif Calon Jemaah Haji (CJH), termasuk di Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya tamu Allah di Kota Ledre setiap tahunnya mengalami penurunan.
Rencana penambahan kuota haji Indonesia tahun 2017 disambut banyak kalangan di Tanah Air, termasuk di Kabupaten Bojonegoro. Namun Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro masih menunggu surat resmi dari Kanwil Jawa Timur, terkait penambahan kuota tersebut.