Setelah mencoret beberapa pemain Persibo Bojonegoro pada beberapa waktu yang lalu, kini terlihat ada beberapa pemain baru yang sudah mulai aktif latihan bersama tim yang berjuluk Laskar Angling Dharma itu.
Laga 32 Besar atau biasa disebut liga 3 Nasional, akan dimulai pada hari Minggu (3/12/2017) mendatang. Sehingga, semua klub peserta dipastikan sangat sibuk untuk mempersiapkanya, dari pencoretan dan perekrutan pemain baru, melakukan uji coba, pematangan setrategi maupun lainya.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro akhirnya menahan SH Kepala Desa Jari, Kecamatan Gondang, Bojonegoro. Penahanan Kades dikarenakan tersangka diduga menggelapkan dana desa senilai Rp200 juta.
Pihak kepolisian di Kabupaten Bojonegoro berkomitmen memberantas penyakit masyarakat, salah satunya perjudian. Termasuk yang dilakukan Polsek Bubulan yang menggrebek judi dadu di wilayahnya, namun hanya bandar judi dadu yang baru diamankan.
Bojonegoro yang tengah merajut pembangunan di segala bidang lewat kekayaan sumber daya Migasnya tentu menghadapi banyak masalah dan ancaman. Menurut M. Sachs dan Rosser kelimpahan sumberdaya alam tidak selalu dapat meningkatkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan. Hal tersebut yang kemudian di kenal dengan “kutukan sumber daya alam”. Masalah sosial, lingkungan dan budaya tentunya harus mampu dijawab oleh pemangku kebijakan bersama dengan seluruh lapisan masyarakat
Para petani di Kecamatan Kapas tepatnya di Desa Tanjungharjo dan Kumpulrejo banyaknya hama tikus yang menyerang lahan persawahan, sehingga banyak petani harus mengeluarkan biaya ekstra pada musim tanam kali ini.
Dibandingkan dengan Daerah Ibu Kota (DKI) Jakarta, kondisi Jawa Timur (Jatim) diprediksi minim dengan permainan isu Sara pada Pemilihan Gubernur tahun 2018.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKes ICsada) Bojonegoro, menyelenggarakan Seminar Mengantisipasi Isu Sara Menjelang Pilgub Jatim 2018, Senin (20/11/2017).
Menjelang Pemilihan umum (pemilu) gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur (Jatim), diharapkan tidak seperti yang terjadi di Daerah Ibu Kota (DKI) Jakarta yang banyak dibumbui isu sara.
RUH-menulis tak akan dimiliki kecuali bagi orang yang rajin menulis. Ukuran rajin itu, seorang penulis bisa menentukan sendiri kapan ia harus menulis, baik terjadwal atau tidak. Karena, menulis akan menjadi habit (kebiasaan) yang meningkat manakala itu dilakukan secara konsisten (ajeg). Dengan konsistensi yang terjaga, Winarno dalam bukunya, ‘Kiat Sukses Menjadi penulis: Menjadi Profesional Berdaya Saing Tinggi’ (2012:39) pun menyebut akan mengantarkan menjadi penulis handal. Pertanyaannya, apakah para penulis yang belajar menulis sudah meluangkan waktu sehari, dua hari, dst., untuk membiasakan menulis?