Skip to main content

Category : Tag: Ad


12 Madin Dipastikan Tak Dapat Bantuan

12 Lembaga Madrasah Diniyah (Madin) dipastikan tak akan mendapat Bantuan Penyelenggara Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) tahun 2018. Hal itu disebabkan karena lembaga itu masih ada beberapa kesalahan teknis, sehingga pihak Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Bojonegoro tidak bisa mencairkan bantuan.

2019 Tahun Optimis

Memasuki tahun 2019, menjadi tongkat sejarah dalam pesta demokrasi nasional termasuk di Kabupaten Bojonegoro. Salah satu calon kontentan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Ario Sighat Triyudha Adie yang maju menjadi calon legislatif (Caleg) DPR RI, dari partai Gerindra daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur IX, Bojonegoro - Tuban nomor urut 2.

PT BBS Sumbang PAD Terendah

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. BBS Kabupaten Bojonegoro menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terendah tahun 2018. Realisasinya hanya Rp120 juta lebih (Rp120.562.274).

BUMD Ini Sumbang PAD Tertinggi

Realisasi BUMD Bank Pembangunan Daerah Jatim 2018 dalam menyokong Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa dibilang paling tinggi. Yakni sebesar Rp13 miliar lebih (Rp13.242.728.671).

#BeritaFoto

Tahun Baru, WWG 'Banjir' Pengunjung

Liburan awal tahun 2019, Wisata Waduk Grobogan (WWD) di Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro dibanjiri pengunjung. Bahkan, jumlahnya mencapai 4 kali lipat dibanding hari libur biasa.

Tahun Baru 2019

Wisata Murah, Pengunjung WWG Meningkat Hingga 4 Kali Lipat

Liburan awal tahun Wisata Waduk Grobogan (WWD) di Desa Bendo, Kecamatan Kapas dipadati pengunjung dari berbagai daerah Bojonegoro bahkan luar. Ramainya pengunjung sudah terlihat sejak dibukanya wisata ini.

#bB60Detik

Wooww...! Tandur 380 Orang di Sawah

Sebanyak 380 orang menanam padi atau tandur di sawah secara bersama-sama. Mereka berasal dari 8 dusun di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Bojonegoro. Saat tandur tersebut, kesenian Karawitan menghibur warga. Sehari sebelumnya, cabut benih padi (ndaut) dilakukan oleh 170 orang. Bengkok Kades seluas 7 hektar itu setiap tahun memang sudah tradisi ditanami bersama-sama. Kades Mojodelik, Yuntik Rahayu senang melihat gotong royong warga seperti itu.