Waspada Corona, Jangan Panik
Tambahan Lagi, 2 Positif Covid-19 di Bojonegoro
Perkembangan informasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di Bojonegoro, Sabtu (23/5/2020) ada tambahan 2 orang yang positif Covid-19.
Perkembangan informasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di Bojonegoro, Sabtu (23/5/2020) ada tambahan 2 orang yang positif Covid-19.
Dampak pandemi virus Covid-19 hampir merata di semua Negara dan wilayah. Tidak mengenal batas wilayah dan obyeknya. Setiap daerah/wilayah, setiap orang tidak ada yang aman dan imun terhadap potensi serangan Covid-19 termasuk Bojonegoro dan Tuban.
Ibadah puasa telah sampai di hari terakhir atau 30 pada Sabtu (23/5/2020). Jadwal imsakiyah Kabupaten Bojonegoro, yang di dalamnya ada waktu imsak, Subuh, Dhuha, Duhur, Asar, Magrib (buka puasa) dan Isya akan memudahkan umat Islam di Kota Migas menjalankan ibadah puasa dan tentu menentukan waktu untuk menjalankan salat.
Sebagai uapaya mencegah penyebaran Covid-19 atau Virus Corona, Pasar Kecamatan Sumberrejo tidak beroperasi malam hari selama bulan Ramadan tahun ini.
Informasi perkembangan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jumat (22/5/2020) ada penambahan 2 orang Pasien Dalam Pengawasan(PDP) dari 2 kecamatan. Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro, Maisirin menerangkan, status PDP, ada penambahan baru sebanyak 2 orang di Kepohbaru 1 orang dan Sukosewu 1 orang (dinyatakan meninggal dunia). Selain itu terdapat 1 orang PDP di Kecamatan Kepohbaru yang hari ini dinyatakan meninggal dunia.Selain itu, juga ada 1 PDP yang meninggal dunia.
Meski di tengah merebaknya wabah Pandemi Covid-19, tidak menjadikan halangan bagi kaum muslim di Tanah Air dalam menyambut bulan Suci Ramadan dengan suka cita. Tidak terkecuali bagi para komunitas Pemuda Mbilo Kalitidu.
Pengurus Masjid Agung Darussalam Kabupaten Bojonegoro, memutuskan tidak menyelenggarakan Salat Idulfitri 1441 Hijriah baik untuk umum maupun internal. Keputusan tersebut diambil berdasarkan surat Himbauan gubernur Jawa Timur dan juga pemerintah Kabupaten Bojonegoro, sebagai upaya penanggulangan penyebaran covid-19 atau virus corona.
Seorang tahanan, pria berinisial ST (53) terpaksa harus melangsungkan pernikahan saat dalam masa tahanan di Mapolres Bojonegoro, Jumat (22/5/2020).
Pemerintah Arab Saudi hingga tanggal 20 Mei belum memutuskan atau memberi jawaban apakah haji tahun 2020 ini bisa diberangkatkan atau tidak. Dengan kondisi seperti ini, terkait kepastian jamaah haji akan berangkat atau tidak ke tanah suci belum bisa dipastikan.
Warga Desa Sukowati Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, memasang colok-colok di sepanjang jalan, Kamis (21/5/2020) sore, untuk melestarikan tradisi daerah dalam memperingati malam 29 Ramadan atau malam songo.