Cabor Bola Basket Hanya Diikuti Jenjang SMP-SMA
Cabang olahraga (Cabo) bola basket pada Pekan Olahraga Pelajar (POR) 2017 Kabupaten Bojonegoro hanya mempertandingkan jenjang SMP-SMA sederajat.
Cabang olahraga (Cabo) bola basket pada Pekan Olahraga Pelajar (POR) 2017 Kabupaten Bojonegoro hanya mempertandingkan jenjang SMP-SMA sederajat.
Di era yang serba canggih, banyak masyarakat memilih menggunakan perabotan serba modern. Sehingga, perkakas tradisional yang terbuat dari bambu banyak ditinggalkan.
Setelah lolos seleksi dan masuk Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Hanis Sagara Putra berangkat ke Jakarta. Siswa SMA Negeri 3 Bojonegoro itu mengikuti pemusatan latihan (Training Center/TC) di lapangan Atang Sutresna Jakarta sampai tanggal 6 April 2017.
Prestasi membanggakan ditunjukkan putra Kabupaten Bojonegoro, Hanis Sagara Putra. Pemain asal Kecamatan Sugihwaras itu masuk menjadi tim nasional (Timnas) Indonesia U-19, setelah mengikuti beberapa tahapan screening yang dilaksanakan PSSI.
Pekan Olah raga Pelajar (POR) cabang olah raga atletik digelar selama 2 hari di lapangan sekolah menengah terpadu (SMT) yang mempertandingkan sebayak 36 nomor, sudah diumumkan hasil pertandingan pertama.
Harga cabai di pasaran saat ini mulai berangsur turun, meski masih terpantau tinggi. Seperti cabai merah dari yang sebelumnya dijual diharga Rp140.000 perkilogram turun menjadi Rp110.000 perkilogram. Penurunan ini sudah terjadi sejak sepekan.
Pekan Olahraga Pelajar (POR) 2017 Kabupaten Bojonegoro pada cabang Catur diselenggarakan di aula SMKN 2 Bojonegoro yang dimulai sejak kemarin, Selasa (14/3/2017).
Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB) hari ini merayakan HUT yang ke 3. Perayaan HUT ini berlangsung selama dua hari di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Nglumber, Kepohbaru. Acara diisi dengan berbagai macam kegiatan, di antaranya adalah pengajian Alquran, donor darah, santunan anak yatim, dan pameran produk hasil karya PDKB pasca mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemkab.
Meskipun harga cabai merah sempat tembus dikisaran Rp130 ribu sampai Rp140 ribu pada 16 Februari 2017, hal itu dirasa belum berpengaruh pada kebutuhan masyarakat. Pasalnya Perum Bulog Sub Divre Wilayah III Bojonegoro belum melakukan operasi pasar, untuk menstabilisasi harga cabai tersebut.
Sekilas memang tidak kelihatan, namaun jika dilihat dengan seksama pada foto di atas terlihat kabel kecil melintas di pinggir jalan, tepatnya di area hutan jati arah dari Kecamatan Bubulan menuju Kecamatan Ngasem. Kabel tersebut adalah milik warga yang menyalur (mengambil) aliran listrik dari warga lain dengan tiang penyangga dari kayu jati yang sangat membahayakan warga sekitar.