Lestarikan Budaya Lokal, Tanah Makam Leluhur Samin Dipindah dari Sumbar
Lestarikan budaya lokal, Pemkab Bojonegoro memindahkan tanah makam leluhur masyarakat Samin, yakni Samin Surosentiko dari Sawahlunto, Sumatera Barat ke Bojonegoro Jawa Timur.
Lestarikan budaya lokal, Pemkab Bojonegoro memindahkan tanah makam leluhur masyarakat Samin, yakni Samin Surosentiko dari Sawahlunto, Sumatera Barat ke Bojonegoro Jawa Timur.
Sebagai acuan pelaksanaan ibadah haji, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1445 H / 2024 M. Dari jadwal yang ada, Calon Jemaah Haji (CJH) akan diberangkatkan dalam dua gelombang dimulai tanggal 11 Mei 2024, mereka masuk ke asrama haji.
Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) Calon Jemaah Haji (CJH) Bojonegoro telah memenuhi jumlah kuota. Hal itu disampaikan oleh Abdulloh Hafith selaku Kasi Pelaksana Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro.
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur secara konsisten merilis hasil monitoring pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2024 Provinsi Jawa Timur. Hingga Selasa (20/2/2024) persentase Calon Jemaah Haji (CJH) yang melunasi BIPIH mencapai 75,49 persen.
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur secara konsisten merilis hasil monitoring pelunasan BIPIH tahun 2024 Provinsi Jawa Timur.
Setelah tuntas menggelar praktik manasik di Asrama Haji Embarkasi Surabaya Sukolilo (AHESS), sekitar 300 lebih Calon Jemaah Haji (CJH) dari KBIHU Attanwir melanjutkan ziarah.
Sekitar 300 an Calon Jemaah Haji (CJH) yang tergabung di KBIHU Attanwir, Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (18/2/2024) pagi, menggelar praktik di Asrama Haji Embarkasi Surabaya Sukolilo (AHESS).
Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2575, segenap keluarga besar dari Kelompok Bermain (KB) Taman Kanak-Kanak (TK), serta Sekolah Dasar (SD) Katolik Santo Paulus Bojonegoro menyambut dengan suka cita.
Teater selalu memiliki cara yang unik untuk berkomunikasi dengan audiansnya. Berawal dari kegelisahan kurangnya minat audians untuk datang menonton pertunjukan teater melandasi kelompok Teater Gabud Bojonegoro untuk menghampiri audians di kampungnya.
Rumah arsitektur Kolonial Hindia - Belanda yang berada di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro. Rupanya memiliki sejarah apik. Rumah menghadap ke selatan di utara lampu merah itu sekali waktu pada 1957, pernah disinggahi oleh Sang Proklamator, Presiden Soekarno.