Skip to main content

Category : Religi, Sastra & Budaya


Esai Minggu

Merayakan Zuhud dalam Kemewahan

Siang belum penuh, tapi mendung sudah meenggelayut di langit. Musim hujan menjadikan jalan berlubang dipenuhi air. Di sejumlah tempat, jalan rusak itu dinamainya “jeglongan sewu”. Masak jumlahnya seribu ya. Tapi ada benarnya juga karena jalan rusak memang parah.

IPNU-IPPNU Bojonegoro Komitmen Berantas Berita Hoax

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul ulama (IPPNU) Bojonegoro berkomitmen untuk memberantas berita "hoax" atau palsu yang dinilai sangat banyak merugikan pelajar, santri secara umumnya masyarakat dalam berbagai bidang, salah satunya pendidikan.

blok cerpen

Nasehat Codot

Setelah berjalan jauh bertanya kesana kemari akhirya bisa juga aku sampai di Alam Tembung. Tapi betapa kagetnya aku, baru saja sampai, aku langsung bertemu dengan seekor hewan yang didaerahku, di Alam Nyata, disebut Codot. Tanpa basa-basi langsung saja aku hampiri dia dan bertanya "dot,kamu ngapain di Alam Tembung ini ?"

Hari Raya Imlek 2568

Leang-Leong dan Barongsai Dikirab

Perayaan Tahun baru Imlek 2568, pagi ini Klenteng TITD Hok Swi Bio mengirab leang-leong dan barongsai mulai dari Klenteng Hok Swi Bio dan melewati perumahan di sekitar Klenteng Jalan Jaksa Agung Suprapto, Sabtu( 28/1/2017).

Hari Raya Imlek 2568

Seratusan Petugas Amankan Kirab di Klenteng HSB

Sejak pagi, seratusan petugas gabungan telah bersiaga di sekitar gedung Tri Dharma Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Bojonegoro, Sabtu (28/1/2017). Mereka apel bersama untuk mengamankan jalannya kirab yang dilakukan umat di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok Swie Bio (HSB) untuk memperingati Hari Raya Imlek 2568 di tahun 2017.

Jelang Imlek, Umat TITD HSB Lakukan Persiapan

Berbagai persiapan terus dilakukan TITD Hok Swie Bio (HSB) Kabupaten Bojonegoro, menjelang tahun baru baru Imlek 2568, Sabtu (28/1/2017). Termasuk membersihkan ruang dalam dan sekitar klenteng.

CJH 75 Tahun Bisa Ajukan Berangkat Lebih Awal

Lamanya daftar tunggu haji Kabupaten Bojonegoro yang mencapai 25 tahun, membuat Pemerintah memberikan kesempatan pada Calon Jemaah Haji (CJH) yang usianya 75 tahun ke atas, untuk mengajukan pemberangkatan ke Tanah Suci lebih awal.

Daftar Tunggu Haji Bojonegoro Hingga 25 Tahun

Antusias masyarakat Bojonegoro untuk berangkat haji sangat tinggi. Pasalnya daftar tunggu haji di Kota Ledre mencapai 25 tahun, sehingga jika daftar tahun 2017, dimungkinkan baru akan berangkat tahun 2042 mendatang.

Dua Tahun Terakhir Kuota Keberangkatan Haji Menurun

Rencana penambahan kuota haji yang disampaikan Presiden Joko Widodo, disambut positif Calon Jemaah Haji (CJH), termasuk di Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya tamu Allah di Kota Ledre setiap tahunnya mengalami penurunan.

Esai Minggu

Wedang Kopi Mas Guru

Wedang kopi panas disajikan dengan cangkir putih kembang-kembang. Jian, kenapa kok rasanya beda ya. Wedang yang begini lebih terasa nikmat dibandingkan dengan wedang yang disajikan dengan gelas bening.