Skip to main content

Category : Tag: Tanam


Petani Kalitidu Menyemai Refugia

Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur.

Refugia, Si Cantik Pengendali OPT

Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) selalu menjadi tantangan petani dalam berusaha tani. Untuk mengendali hama dan penyakit mayoritas petani mengandalkan pestisida. Idealnya untuk mencegah datangnya hama dan penyakit adalah dengan Pengendalian Hama Terpadu (PHT).

PT Pertamina EP Dorong Konservasi Bakau di Tuban

PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah pengawasan SKK Migas, mempunyai tugas mencari sumber minyak dan gas demi mendukung pencapaian target produksi minyak dan gas yang sudah ditetapkan.

Disperta; Masa Tanam Mundur Karena Cuaca

Faktor cuaca yang tidak menentu akan turunnya hujan di Kabupaten Bojonegoro, membuat sejumlah petani harus menunda masa tanam padi. Dengan kondisi seperti itu, tentu bisa mempengaruhi hasil produksi padi saat panen.

Gapoktan di Kepohbaru Tanam Padi Pakai Rice Transplanter

Salah satu problema usaha tani sekarang adalah berkurangnya tenaga kerja pertanian. Jumlah petani semakin berkurang. Sementara anak-anak muda jarang yang bercita-cita menjadi petani. Agar tahapan tanam padi/tandur tidak lambat dan serempak petani di Gabungan Kelompok Tani ( Gapoktan) Bumiarto desa Krangkong, Kecamatan Kepohbaru menggunakan alat menanam padi dengan mesin yang disebut Rice Transplanter. Dengan menggunakan Alat mesin pertanian (Alsintan) ini tandur cepat dan lebih hemat biaya.

Semai Bibit, Petani Balen Pilih Varietas Ini

Dasarian pertama Desember 2018 ini wilayah Desa Balenrejo Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro sudah memasuki musim penghujan. Sehingga para petani mulai turun ke sawah untuk membuat lahan persemaian bibit padi.

Ciptakan Suasana Alami di Growgoland, LMDH Rencanakan Tanam Kelor

Objek wisata Growgoland yang dikelola oleh pihak LMDH Warna Abadi Dander terus bergerak untuk menciptakan wisata yang edukatif tentang alam. Setelah menanam 100 bibit Mejuwet, kini LMDH berupaya untuk menanam 1000 bibit tanaman kelor.