Skip to main content

Category : Tag: St


Info Pramuka

Diguyur Hujan, Jamran XV Sukosewu Bojonegoro Tetap Berjalan

Walaupun diguyur hujan deras selama pelaksanaan, Jambore Ranting (Jamran) XV Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro tetap berlangsung meriah. Jamran XV yang berlangsung pada Selasa (16/9/2025) dan berakhir Jumat (19/9/2025) ini dipusatkan di Lapangan Desa Sukosewu. Para peserta sangat antusias mengikut kegiatan dari pembukaan hingga penutupan.

Info UNIGORO

Pesta Raya UNIGORO Meriah, Cantika Wahono Berikan Apresiasi

Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bojonegoro (UNIGORO) resmi ditutup dengan suguhan konser spektakuler bertajuk Pesta Raya Anumerta Lettu Suyitno 2025, Kamis (18/9/2025) malam. Ribuan penonton yang terdiri dari mahasiswa maupun masyarakat umum larut dalam kemeriahan bersama duo musisi asal Kediri, Mr Jono & Joni.

Info Kampus di Bojonegoro

STIKes Rajekwesi Bojonegoro Sukses Laksanakan Hibah PKM-Kemdikti 2025

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Rajekwesi Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan ibu dan anak melalui pelaksanaan Hibah Pengabdian Masyarakat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia ( Kemdikti Saintek) tahun 2025.

Info Keuangan

Strategi Mengatur Keuangan ala Gen Z

Pengelola keuangan Gen Z menjadi sangat penting di tengah perkembangan teknologi dan gaya hidup serba cepat ini. Memahami cara mengatur keuangan dengan bijak, sangat perlukan agar bisa mencapai tujuan finansial jangka panjang, seperti tabungan, investasi, dan dana darurat.

Waspada Cuaca Ekstrem

Langit Bojonegoro Ikut Tersasar Modifikasi Cuaca BPBD Jatim

Walaupun musim kemarau, ada beberapa titik wilayah di Jawa Timur yang sejak 12-17 September terpapar cuaca ekstrem. Diantaranya Kabupaten Bojonegoro. Setiap siang atau sore, beberapa wilayah telah hujan dan tidak sedikit yang melihat kilatan petir menyambar.

Kabupaten Bojonegoro: Optimis Melawan Stunting untuk Mewujudkan Kabupaten Layak Anak

Indonesia masih menghadapi persoalan gizi yang cukup serius, terlihat dari tingginya kasus gizi kurang pada balita maupun anak usia sekolah. Kekurangan gizi di usia sekolah membawa dampak besar, mulai dari menurunnya kualitas belajar, naiknya angka ketidakhadiran, hingga tingginya angka risiko anak putus sekolah.