Debit Bengawan Naik Diperkirakan Siaga 1
Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan elevasi Sungai Bengawan Solo yang melintas di Kabupaten Bojonegoro naik. Diperkirakan hari ini papan duga di kota menyentuh Siaga 1.
Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan elevasi Sungai Bengawan Solo yang melintas di Kabupaten Bojonegoro naik. Diperkirakan hari ini papan duga di kota menyentuh Siaga 1.
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Sumber Daya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, memberlakukan siaga 1 dalam menghadapi banjir Bengawan Solo dengan ketinggian air terpantau di wilayah Kota Bojonegoro di angka 13,45 pheilschall, Sabtu (6/1/2018) pukul 12.00 WIB.
Menanggapi wilayahnya yang kerap kali diterjang banjir bandang, pihak Kecamatan Dander melakukan sosialisasi tanggap bencana. Hal itu dilakukan agar warga di sekitar desa terdampak paham apa yang harus mereka lakukan saat terjadi bencana.
Kenaikan TMA Bengawan Solo disebabkan tingginya curah hujan beberapa hari terakhir baik di hulu maupun lokal Bojonegoro. Sehingga, Kamis (30/11/2017). pada pukul 12.00 WIB papan duga Karangnongko menunjukkan skala 27.12 pheilschaal. Sedangkan di TBS Kota Bojonegoro menunjukkan skala 13.09 Pheilschaal artinya siaga sijau atau Siaga 1.
Hujan yang terjadi di wilayah hulu, menjadikan Tinggi Muka Air (TMA) sungai Bengawan Solo di Bojonegoro hampir memasuki siaga hijau. Yaitu ketinggian muka air mencapai 12.89 pheilschaal.
Beredar informasi dari instragram solohits.official jika kondisi terkini, Selasa, (28/11/2017)siang, bendungan/DAM cinta Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri. Debit airnya semakin meningkat warga yang berada di dekat Bengawan Solo harap waspada.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro memberlakukan status siaga bencana banjir, tanah longsor dan angin kencang, memasuki awal musim hujan pada 16 hingga 30 November 2017.
Sat Reskrim Polres Bojonegoro, mengamankan seorang pelaku yang disangka telah melakukan tidak pidana penipuan dan atau penggelapan. Pelaku dilaporkan korbannya karena diketahui telah menggadaikan mobil yang disewanya kepada orang lain.
EY bin MN (29) warga Dukuh Mandek, Desa Kedungrejo, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro berhasil diringkus Polres Bojonegoro. Penangkapan dilakukan setelah pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) di Kecamatan Dander berusia 29 tahun itu buron selama 6 tahun.
Di tahun ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro menargetkan 3.220 sambungan rumah untuk bisa terlayani oleh PDAM. Berbagai upaya dilakukan PDAM. Namun banyak kendala yang didapatkan saat akan memenuhi target. Kendala yang didapatkan saat ini masih sering terjadi hujan.