Harga Cabai di Sekar Stagnan, Petani Hanya Bisa Pasrah
Awal hujan kali ini menjadikan nasib petani cabai kurang beruntung. Sebab, sejak beberapa bulan terakhir harga jual cabai murah dan stagnan.
Awal hujan kali ini menjadikan nasib petani cabai kurang beruntung. Sebab, sejak beberapa bulan terakhir harga jual cabai murah dan stagnan.
Sosok bayi yang sudah tidak bernyawa ditemukan di Gang Somad, Desa Sembung, Kecamatan Kapas, Bojonegoro. Bayi yang terlihat dibungkus kantong plastik hitam dan ungu itu tampak dalam posisi tengkurap dengan darah yang masih menempel di tubuhnya.
Pasca ditemukannya mayat bayi di Desa Sembung, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (19/10/2017), pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian. Sehingga Polres Bojonegoro masih menyelidiki pelaku pembuang bayi yang diduga baru berusia tiga hari tersebut.
Gempa dengan skala kecil dirasakan warga di Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro, Kamis (19/10/2017), diperkirakan berada di sekitar air terjun lembah Bongok, Desa Jetak, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban.
Gempa bumi yang dirasakan oleh warga di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban sejauh ini baru tercatat sekali. Tepatnya sekitar pukul 10.49 WIB. Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro berharap masyarakat tidak panik.
Warga di Desa Sembung, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (19/10/2017) gempar. Sebab, sesosok bayi mungil terbungkus plastik hitam ditemukan di salah rumah warga.
Pemuda Desa Kendal, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Muhammad Imam Santoso, Rabu (18/10/2017) malam diamankan petugas. Hal itu lantaran, pemuda berusia 21 tahun itu diduga menipu petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Bojonegoro, dengan membuat laporan palsu adanya kejadian kebakaran.
Guna menciptakan suasana lingkungan sekolah yang ramah anak di Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengadakan kegiatan Akselerasi Pelaksanaan Kebijakan Sekolah Ramah Anak, Rabu (18/10/2017).
Puluhan warga RT.31/RW.06 Desa Sukorejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, yang terkena gusur karena menempati lahan milik Dinas PU Pengairan Provinsi Jawa Timur, selanjutnya akan direlokasi.
Kepala Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Budi Suprayitno menjelaskan, jika warga RT.31/RW.06, yang terkena penggusuran oleh Dinas PU Pengairan Provinsi Jawa Timur dipastikan tidak mendapat ganti rugi.