Kemarau, 2.000 Hektare Lahan di Sukosewu Ditanami Tambakau
Petani di Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro pada musim kemarau ini lebih memilih menanam tanaman tembakau. Pasalnya lahan pertanian diwilayah Sukosewu dirasa cocok untuk tanaman tersebut.
Petani di Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro pada musim kemarau ini lebih memilih menanam tanaman tembakau. Pasalnya lahan pertanian diwilayah Sukosewu dirasa cocok untuk tanaman tersebut.
Pemerintah Kecamatan Kota Bojonegoro terus berupaya mengembangkan potensu wisata di wilayahnya. Terbukti, selain mengembangkan wisata kelengkeng dan lada di Desa Banjarjo, dia juga mengajak mengembangkan ekonomi kerakyatan dengan memanfaatkan lahan.
Lahan pertanian di Desa Growok, Kecamatan Dander usai panen padi, petani desa setempat lebih memilih tanaman komditi jagung. Anggapan para petani setempat pilihan tanam jagung lebih mudah serta biaya perawatannya lebih murah.
Puluhan hektar tanaman padi di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, terserang hama potong leher dan wereng (sundep). Sehingga kondisi tanaman hasil kurang maksimal.
Ribuan hektar lahan pertanian padi di Kabupaten Bojonegoro saat ini terancam gagal panen. Sebab, tanaman padi milik petani tersebut karena mengalami kekurangan air, sehingga bulir padi yang sudah menguning akhirnya tidak berisi hingga puso.
Musim tanam kedua, para petani di wilayah Kecamatan Sukosewu, memang masih banyam yang menanam padi. Meski demikian ada beberapa petani mencoba keberuntungan untuk beralih tanam ke tanaman bawang merah.
Tanaman padi petani di sejumlah desa di Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro terancam gagal panen. Sejumlah desa yang mengalami kekeringan tersebut di antaranya, Desa Balongdowo dan Desa Krisik. Pantuan di lapangan, ratusan hektar sawah padi yang baru saja tanam mengalami kekeringan. Tanahnya terlihat pecah-pecah karena kekurangan air.
Berbagai cara dilakukan agar tikus yang selama ini mengancam tanaman padi petani berkurang, Pemerintah Desa (Pemdes) Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro membuat terobosan. Bahkan, jauh-jauh hari disampaikan ada harga untuk 1 tikus yang dibawa petani.
Hektaran tanaman padi di lahan tadah hujan, Desa/Kecamatan terancam gagal panen. Hal itu dikarenakan, sudah hampir 2 minggu lebih, sehingga padi mulai layu dan mengering.
Sebuah mobil Carry dengan nomor polisi (nopol) K 8682 GC yang berhenti di depan warung makan gloso, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, terjun ke area sawah turut kawasan hutan RPH Tretes, Rabu (7/3/2018).