Berita Foto
Geliat UMKM Sangkar Jagad
Sabri, perajin Sangkar Jagad mengampelas sangkar burung hasil produksinya di Desa Sukorejo, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (20/6/2025).
Sabri, perajin Sangkar Jagad mengampelas sangkar burung hasil produksinya di Desa Sukorejo, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (20/6/2025).
Meski pandemi, proses pembuatan sangkar burung untuk diperjualbelikan tetap saja stabil. Bahkan hingga saat ini selalu kebanjiran pesanan. Para pecinta burung seringkali tak memperdulikan kondisi untuk memenuhi hobi mereka. Sehingga tak ayal, jika produsen sangkar burung tak terdampak meski pandemi melanda.
Geluti Sangkar Burung, Pembeli Menyebar di Jawa Timur
Hasil kerajinan sangkar burung milik Mas Ar atau pemilik nama lengkap Muhammad Ainun Mustofa, memang tidak perlu diragukan lagi. Sebab pasarnya sudah menembus seluruh penjuru Jawa Timur hingga luar Provinsi, karena kualitasnya memang bagus.
Meski usia sudah memasuki kepala 5, tak mengurangi kreatifitas Kismani (53) warga Desa Jampet, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.
Merintis usaha sebagai perajin sangkar burung di Desa Sukorejo, Kecamatan Malo, Bojonegoro, sejak tahun 2014. Namun karena dampak Virus Corona/COVID-19 kini tidak seramai dulu lagi. Muji mengaku penjualannya kini mengalami penurunan omzet.
Dirintis sejak tahun 2008 lalu, kini Kerajinan sangkar burung milik Sabri (35) bisa dibilang berkembang cukup pesat.
Banyak cara bisa dilakukan untuk mendapatkan rezeki, guna memenuhi kebutuhan keluarga. Salah satunya seperti yang dilakukan Fauzan (65), warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo, yaitu dengan menjadi seorang pengrajin sangkar ayam berbahan dari bambu.