Bojonegoro Butuh 1 Juta Lebih Vaksin Sinovac untuk Seluruh Warga
Kabupaten Bojonegoro membutuhkan setidaknya satu juta lebih vaksin covid-19 untuk seluruh warganya.
Kabupaten Bojonegoro membutuhkan setidaknya satu juta lebih vaksin covid-19 untuk seluruh warganya.
Meski ada pasien yang sembuh dan tambahan kasus baru, Kamis (11/2/2021) kasus konfirmasi positif di Kabupaten Bojonegoro tetap ada 80 orang.
Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan pembentukan Posko Tangguh Covid-19, berlaku efektif mulai tanggal 9 hingga 22 Ferbruari 2021. Hal ini diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (In Mendagri) No. 3 Tahun 2021 tentang PPKM Berbasis Mikro, bersamaan dengan diaturnya PPKM kabupaten/kota.
Pemerintah kembali melanjutkan program perlindungan sosial (perlinsos) pada 2021 ini. Perlinsos merupakan salah satu program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagai upaya mengurangi dampak Covid-19 terhadap masyarakat, khususnya bagi permasalahan ekonomi. Perlinsos memiliki alokasi anggaran terbesar yang bertujuan memberi dukungan daya beli untuk menekan laju kemiskinan serta mendorong konsumsi masyarakat.
Puskesmas Wisma Indah Bojonegoro telah menerima 145 vaksin dosis kedua yang akan disuntikkan kembali kepada para tenaga kesehatan (Nakes).
Vaksinasi dosis pertama dilakukan oleh Bupati Bojonegoro dan sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro pada (29/01/2021).
Dua Dosis Vaksin Butuh Waktu Satu Bulan untuk Bentuk Imunitas
Pemerintah mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang berbasis skala mikro (PPKM Mikro) yaitu hingga tingkat RT/RW untuk pengendalian COVID-19. PPKM Mikro diterapkan mulai 9-22 Februari 2021 yang berlaku pada 7 Provinsi yakni, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.
Hari Rabu (10/2/2021) ada sebanyak 6 orang di Kabupaten Bojonegoro yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sedangkan kasus baru bertambah 10 orang, dan 1 pasien meninggal dunia.
Perkembangan penanganan mingguan Covid-19 pekan ini terlihat menuju kearah yang lebih baik. Dan hal ini sejalan dengan perkembangan kasus aktif dan keterisian tempat tidur pada minggu keempat dalam pelaksanaan masa kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Pulau Jawa dan Bali.