Antisipasi Kekeringan BPBD Siapkan 4.000 Liter Air Bersih
Antisipasi krisis air bersih yang sering terjadi saat musim kemarau, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) membagikan puluhan tandon air untuk warga di beberapa wilayah.
Antisipasi krisis air bersih yang sering terjadi saat musim kemarau, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) membagikan puluhan tandon air untuk warga di beberapa wilayah.
Memasuki musim kemarau tahun 2023, 189 warga Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro mengalami kekeringan. Hal tersebut, merupakan daerah yang pertama kali mengalami kekeringan di Kota Migas (sebutan lain Bojonegoro), Rabu (5/7/2023).
Jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Bojonegoro terpaksa dicabut oleh Perusahaan Gas Negara (PGN). Setidaknya 1.050 sambungan jargas dicabut karena pelanggan telat bayar atau menunggak tagihan gas hingga tiga bulan.
Musim kemarau di tahun 2023 diprediksi akan datang lebih awal. Oleh sebab itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro siapkan sebanyak 400 tangki air bersih untuk beberapa daerah yang rawan kekeringan.
Smartfren melakukan perluasan jaringannya di Jawa Timur dengan menambah sebanyak 1000 Base Transceiver Station (BTS) baru. 480 BTS di antaranya tersebar di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban.
Saluran pipa jaringan gas (Jargas) di Kota Bojonegoro kembali bocor. Kali ini berada di Jalan Panglima Sudirman Kota Bojonegoro. Hal tersebut, diduga karena imbas dari pengerjaan infrastruktur trotoar di sepanjang jalan tersebut.
Sebanyak lima desa di empat kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro mengalami kekeringan akibat dampak dari musim kemarau yang berlangsung sejak bulan Agustus lalu.
Tercatat ada lima desa di empat kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro mengalami kekeringan akibat musim kemarau yang berlangsung sejak bulan Agustus lalu.
Memasuki musim kemarau, satu desa di Kabupaten Bojonegoro telah mengajukan untuk dropping air bersih, yakni Desa Sumberejo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro.
Memasuki musim kemarau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, menyiapkan air bersih 400 tangki. Hal itu, dilakukan untuk menyuplai kebutuhan air bersih bagi desa yang menjadi langganan kekeringan. Di antaranya sebanyak 19 desa, di 8 kecamatan yang rawan kekeringan dan krisis air bersih.