Persibo Bojonegoro
Butuh Persela, Otak Atik Peluang Persibo ke 8 Besar
Laskar Angling Dharma Persibo Bojonegoro, kalaupun menyapu bersih dua laga sisa tidak otomatis bisa langsung lolos ke delapan besar Liga 2 mewakili Group 3 (Group 3).
Laskar Angling Dharma Persibo Bojonegoro, kalaupun menyapu bersih dua laga sisa tidak otomatis bisa langsung lolos ke delapan besar Liga 2 mewakili Group 3 (Group 3).
Jalan terjal harus dilalui Laskar Angling Dharma Persibo Bojonegoro. Sebab, tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur tersebut harus bisa menyapu bersih dua laga tersisa di putara kedua Liga 2 Group C (Group 3).
Persela Lamongan saat ini kokoh di puncak klasemen sementara Liga 2 Group C kompetisi 2024/2025. Anak asuh Zulkifli Syukur tersebut akan menjadi lawan berat Persibo Bojonegoro pada Sabtu (21/12/2024).
Selain Persela Lamongan yang berhasil mengkudeta Persibo Bojonegoro dari klasemen sementara Liga 2 Group C kompetisi 2024/2025, ada lonjakan drastis dari Deltras Sidoarjo.
Laju kurang mantab pada leg kedua Liga 2 Group C, membuat manajemen Persibo Bojonegoro akan langsung gerak cepat saat jendela transfer tengah kompetisi dibuka.
Persibo Bojonegoro perlu ektra keras jika ingin memperoleh tiga poin di kandang Persipal Palu. Sebab, tim yang bermarkas di Stadion Gawalise, Kota Palu, Sulawesi Tengah tersebut belum pernah kalah saat jadi tuan rumah.
Para pemain Persibo Bojonegoro dilarah terlalu jumawa saat melawat ke Stadion Gawalise, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Sebab, Persipal Palu bukan tim sembarang, walupun di klasemen sementara Group C Liga 2 berada di urutan empat.
Walaupun bertandang ke Stadion Gawalise, Kota Palu, Sulawesi Tengah, markas Persipal, Sabtu (14/12/2024) sore, Persibo Bojonegoro tidak gentar.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, Sukaemi, dengan tegas membantah tuduhan adanya pungutan liar (pungli) dalam proses perizinan pendirian toko modern di wilayah tersebut. Pernyataan ini disampaikannya dalam wawancara melalui panggilan suara via WhatsApp kepada blokBojonegoro.com, Sabtu (7/12/2024) sore.
Dalam Islam, tidak ada larangan tertentu untuk mengerjakan sesuatu setiap waktu, entah itu hari, bulan, atau tahun. Nabi Muhammad SAW. mengajarkan bahwa tidak ada hari sial.