Skip to main content

Category : Tag: Rapid


Waspada Corona, Jangan Panik

1 Bulan, 2.296 Warga Bojonegoro Ikut Rapid Test Gratis

Sebagai upaya untuk mempermudah masyarakat untuk mendapatkan surat kesehatan bebas dari Virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah menyiapkan tempat Rapid Test atau tes cepat gratis, di Laboratotium Kesehatan Daerah yang berada di Jl. Ahmad Yani.

Tuntutan Forkomas BAJA di JTB

RJJ: Rapid Test Massal Naker Sejak 30 Juni

Forum Komunikasi Masyarakat Banyuurip-Jambaran (Forkomas Ba-Ja) yang mendatangi lokasi proyek pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (21/07/2020), dinilai tak ada hubungan terkait rapid test yang memang sudah dilakukan bagi tenaga kerja (naker) di lapangan JTB.

Waspada Corona, Jangan Panik

Rapid Test Gratis Masyarakat Bojonegoro Didominasi Pekerja

- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memberikan fasilitas berupa rapid tes gratis bagi Masyarakat umum. Baik para pekerja, Mahasiswa maupun santri pondok pesantren yang akan kembali ke daerah perantauan masing-masing.

Hingga Hari Keenam, Peserta Rapid Test Umum Capai 182

Peserta layanan gratis rapid test bagi warga Bojonegoro hingga hari ke-6 mencapai 182 peserta. Rapid test ini diperuntukkan bagi masyarakat umum baik santri, mahasiswa hingga pekerja yang akan kembali ke daerah perantauan.

3 Hari, 613 Calon Mahasiswa Rapid Tes di Labkesda Bojonegoro

Pendaftaran Seleksim Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2020 ini tampak berbeda, bagi calon Mahasiswa yang akan mengikuti serangkaian Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dibuat binggung lantaran wajib menyertakan surat keterangan bebas Covid-19 atau rapid tes.

Rapid Tes Peserta UTBK Membludak, Tetap Sesuai Protokol Kesehatan

Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2020 atau calon mahasiswa baru (camaba) asal Bojonegoro yang akan mengikuti ujian tulis berbasis komputer (UTBK) SBMPTN 2020 ini dibuat binggung. Lantaran tahun ini nampak berbeda, sebab adanya persyaratan untuk melakukan rapid tes bagi peserta ujian yang akan berlangsung di wilayah Surabaya.