Akhirnya, Warga Binaan Bisa Buka Puasa Bersama Keluarga
Bulan Ramadan menjadi bulan penuh berkah bagi seluruh umat Islam. Di momen bulan Ramadan, setiap orang akan berkumpul bersama keluarganya.
Bulan Ramadan menjadi bulan penuh berkah bagi seluruh umat Islam. Di momen bulan Ramadan, setiap orang akan berkumpul bersama keluarganya.
Pada bulan puasa seperti ini, tentunya menjadi salah satu tantangan yang paling berat bagi pengendara roda dua, maupun roda empat yang menempuh jarak lumayan jauh. Pasalnya, mereka akan cepat lelah dan mengantuk, apalagi pada siang hari.
Puasa tidak hanya berdampak pada tubuh tetapi juga pada otak. Hal itu diungkapkan pakar neurosains dari University of califoria, Irvine, Taruna Ikrar.
Bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu sembari menunggu adzan maghrib atau yang lebih akrab disebut ngabuburit bisa datang di sepanjang Jalan Hasyim Asyari, atau di depan Masjid Agung Darussalam. Pasalnya, selain ngabuburit di tempat tersebut bisa sembari mencari takjil dan menu berbuka.
Meskipun sudah memasuki bulan ramadan, beberapa warkop yang ada di dalam wilayah Kota Bojonegoro ada yang buka di siang hari.
Alun-alun Bojonegoro yang setiap pagi selalu ramai pengunjung dengan aktifitas masyarakat, seperti berjualan, lari-lari kecil dan sekedar refreshing maupun jalan-jalan, kini tampak hanya ada beberapa kesibukan dari beberapa masyarakat yang berada di sana.
Selama berpuasa, untuk menjaga perut tidak cepat lapar padahal waktu berbuka masih lama, jangan lupa memilih konsumsi sumber serat.
Pada zaman dahulu, kajian tentang hal-hal yang membatalkan puasa hanya terbatas pada masalah makan, minum, dan berhubungan suami-isteri. Tetapi saat ini, permasalahan menjadi semakin kompleks, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam bidang kedokteran, misalnya, banyak aktivitas medis yang perlu diperjelas status hukumnya; membatalkan puasa atau tidak, seperti donor darah, suntik, imunisasi, dan endoskopi.