Pasca pengumuman hasil pengisian perangkat desa serentak 2017, beberapa pemerintah desa sudah mengeluarkan surat rekomendasi. Bahkan diantara desa tersebut sudah mengadakan pelantikan perangkat desa terpilih, seperti halnya Kecamatan Kedewan.
Setelah hasil ujian perangkat desa yang dilaksanakan serentak pada 26 Oktober 2017, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro mengawali pelantikan perangkat desa (pemdes) baru. Pasalnya beberapa kecamatan lainnya belum mengadakannya.
Pengangkatan perangkat desa terpilih berdasarkan nilai tertinggi peserta, setelah dikoreksi. Termasuk Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA) yang mendapatkan nilai tertinggi juga berhak menjabat perangkat desa sesuai formasi yang diikutinya tersebut.
Rencana pemeriksaan terhadap anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro pasti dilakukan. Namun pihak kepolisian Polres Bojonegoro masih menunggu surat izin dari Gubernur Jawa Timur untuk pemanggilan legislator di Kota Ledre tersebut.
Menginjak usia ke-340, Bojonegoro dan masyarakatnya sudah semakin tumbuh. Nama Kabupaten Bojonegoro kini sudah sangat familiar di telinga masyarakat nusantara. Prestasi demi prestasi diraih Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Angka kemiskinan menurun, pendapatan daerah meningkat. Geliat ekonomi masyarakat tumbuh dan berkembang seiring dengan bergulirnya industri minyak dan gas bumi di kota ledre ini. “Meski masih ada yang harus dievaluasi dan perlu inovasi, namun kita patut berbangga dengan semangat positif dan kemandirian masyarakat yang semakin hari kian meningkat,” ucap Bupati DR. Suyoto, M.Si.
Wajah laki-laki 55 tahun, asal Dusun Jeruk, Desa Setiaji, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro itu tampak kusut, setelah berkeliling menjajakan kasur (alas tidur).
Hutan di Dusun Alaskemangi Desa/Kecamatan Dander mendadak ramai pada Selasa, (31/10/2017) siang. Sebab di hutan turut jalan Dander - Bubulan kedatangan Ketua Majlis Ulama Indonesi (MUI) KH. Ma'ruf Amin.
Mulai besok, Selasa (31/10/2017), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mewajibkan registrasi kartu prabayar menggunakan NIK yang ada di KTP dan nomor KK.
Dugaan pencatutan nama Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro dan dugaan mempengaruhi pihak Universitas Negeri Semarang (UNNES) berbuntut panjang. Pasalnya Polres Bojonegoro juga akan memeriksa anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro yang diduga ikut ke Semarang.