Skip to main content

Category : Tag: Pengelolaan


Arisan Sampah Mapak: Inovasi Ibu-Ibu Desa Klepek Dapat Apresiasi Ketua TP PKK Bojonegoro

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, mengunjungi Komunitas Arisan Sampah Mapak (Emak-emak Berdampak) di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro, Jumat (5/12/2025). Kunjungan ini menjadi bentuk apresiasi atas inovasi warga dalam menjalankan Gerakan Pengelolaan Sampah dan Perilaku Hidup Bersih, atau Gerbang Sapu Bersih.

Bojonegoro Menetapkan Dana Abadi Pendidikan Pertama di Indonesia: Tonggak Baru Tata Kelola Migas untuk Generasi Mendatang

Penetapan Dana Abadi Daerah Bidang Pendidikan Kabupaten Bojonegoro pada 26 November 2025 menjadi penanda penting dalam sejarah tata kelola keuangan daerah di Indonesia. Untuk pertama kalinya, sebuah kabupaten memiliki kebijakan dana abadi yang secara khusus ditujukan untuk menjamin keberlanjutan pendidikan lintas generasi. Ini bukan sekadar keputusan fiskal, tetapi sebuah langkah strategis yang menunjukkan keberanian Bojonegoro dalam memastikan kekayaan migas tidak habis bersama waktu, melainkan diwariskan sebagai modal pengetahuan bagi generasi mendatang.

ExxonMobil dan Warga Trucuk Kolaborasi Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

Pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi kunci pengendalian volume sampah yang terus meningkat di Kabupaten Bojonegoro. Untuk memperkuat upaya ini, ExxonMobil bersama Alas Institute menggelar Sosialisasi dan Rembug Warga “Gerakan Bersama Pengelolaan Sampah dan Perubahan Perilaku Hidup Bersih” (Gerbang Sapu Bersih) di Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, pada Selasa (18/11/2025). Kegiatan berlangsung di rumah warga dan dihadiri DLH, Camat Trucuk, pemerintah desa, ketua RT, pengurus bank sampah, pemuda, hingga tokoh masyarakat.

Pemprov Jatim Paparkan Jawaban Fraksi Terkait Regulasi Pengelolaan Hutan

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Jatim terkait Raperda Penyelenggaraan Kehutanan melalui Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Dalam kesempatan itu, Emil menegaskan bahwa penyusunan Raperda telah dirancang berdasarkan kebutuhan ekologis, sosial, hingga ekonomi yang menjadi ciri khas wilayah Jawa Timur.

Sempat Disebut Bakul Rosok, Tak Henti Berinovasi dengan Sampah Kini Jadi Berkah

Ketika mendengar kata 'sampah' tentu yang ada di benak kita adalah sesuatu yang kotor, bau dan hampir semua orang akan menjauhi itu. Sampah hingga saat ini masih jadi PR besar bagi pemerintah Indonesia, tak terkecuali juga bagi Pemerintah Daerah seperti Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur yang memiliki 28 kecamatan dengan total warganya 1.322.474 jiwa yang tersebar di 11 kelurahan dan 419 desa.

Problem Sampah dan Solusinya

Pada apel peringatan HUT Pramuka ke-58 di Alun-alun Bojonegoro tanggal 14 Agustus 2019 yang lalu, mengangkat isu tentang gerakan peduli lingkungan untuk berkomitmen mengurangi sampah plastik.

#bB60Detik

Ujicoba Alat Pengelola Sampah - Ponpes Al Rosyid

Pondok pesantren (Ponpes) Al-Rosyid, Dander, Bojonegoro sudah tidak lagi dipusingkan persoalan sampah yang menggunung setiap harinya. Jumat (25/01/2019), ditempat itu dilakukan uji coba alat pengelola sampah. Program tersebut dibantu SKK Migas, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan IDFoS Indonesia. Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sanitasi dan praktik hidup bersih serta terciptanya pengelolaan sampah domestik yang inovatif. Mengingat timbunan sampah di TPS Kecamatan Dander perhari mencapai 1 m3/hari. Timbulan sampah tersebut lebih kecil dari timbulan yang dihasilkan Ponpes Al-Rosyid dengan jumlah waraga pondok kurang lebih 2000 jiwa yaitu sebanyak 3 m3/hari. Dari tumpukan sampah itu kemudian diolah menjadi minyak.