Haduh....! Dua Hari Air PDAM Mampet
Sejak kemarin, pelanggan air PDAM di wilayah sekitar timur Kota Bojonegoro dan Kapas mengeluh air mampet. Bahkan, untuk sekadar masak dan mandi harus mencari alternatif sumber lain.
Sejak kemarin, pelanggan air PDAM di wilayah sekitar timur Kota Bojonegoro dan Kapas mengeluh air mampet. Bahkan, untuk sekadar masak dan mandi harus mencari alternatif sumber lain.
Pasokan air bersih di beberapa kawasan seperti Kapas sampai ke timur, hari ini dipastikan masih terganggu. Penyebabnya karena ada perbaikan pipa primer PDAM yang mengalami kebocoran di Desa Kalianyar Kecamatan Kapas.
Pasokan air bersih di beberapa kawasan seperti Dander sampai Kota hari ini terganggu. Penyebabnya karena ada perbaikan pipa primer PDAM yang mengalami kebocoran di Desa Ngunut Kecamatan, Dander.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro akan menertibkan pelanggan yang bandel. Setidaknya ada 300 lebih pelanggan saat ini nunggak iuran. Akibatnya, operasional perusahaan pelat merah itu tersendat, karena nilainya hampir Rp.1 Miliar.
Ratusan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bojonegoro, utamanya di wilayah Dander dan sekitarnya dua hari ini terganggu mendapatkan air bersih. Sebab saat ini ada pemeliharaan pompa di Desa Ngunut Kecamatan Dander.
Warga di Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro kembali mengeluh Air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mampet. Sudah dua hari ini air dari pasokan PDAM sudah tidak berjalan, Sabtu (14/10/2017).
Di tahun ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro menargetkan 3.220 sambungan rumah untuk bisa terlayani. Pemerintah Pusat memang menargetkan untuk pelanggan bisa terus meningkat setiap tahunnya.
Sampai saat ini jumlah pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro mencapai 32.192. Jumlah tersebut ditargetkan terus meningkat setiap bulannya, melihat masih banyak kecamatan yang belum terjangkau atau terlayani.
Menurunnya sumber Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro tidak dipengaruhi karena musim kemarau ini. Namun sumber air yang sampai di masyarakat menurun karena lebih dipengaruhi bocornya pipa yang banyak ada kendala saat berada di jalan.
Memasuki musim kemarau, pasokan air bersih ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro berkurang. Namun berkurangnya air dari sumber tersebut tidak banyak berpengaruh terhadap pelayanan konsumen.