Taraf Pendidikan Pengaruhi Penurunan Diska di Bojonegoro
Dispensasi Pernikahan (Diska) di Kabupaten Bojonegoro, melalui Pengadilan Agama (PA) menurun setiap tahunnya.
Dispensasi Pernikahan (Diska) di Kabupaten Bojonegoro, melalui Pengadilan Agama (PA) menurun setiap tahunnya.
Penitera yang juga sekretaris Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro, Sholihin Jamik mengatakan, dispensasi kawin (Diska) yang terjadi di Kota Ledre lebih banyak dilatarbelakangi faktor kehamilan di luar nikah.
Dengan adanya elektronik tol (e-tol) dalam pembayaran melintas jalan tol sangat berpengaruh terhadap kebutuhan kartu. Ikut menyesuaikan, hampir setiap hari di ritel Bojonegoro permintaan terhadap elektronik card selalu ada. Puncak permintaan memang terjadi pada bulan November kemarin, dan masih terjadi sampai akhir tahun ini.
Mat Salim pria asal Desa Ngadiluhur Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, yang menikahi Kirbi Ana Barlet (Nur Fatimah) perempuan asal Negara New Zealand (Islandia Baru) akan tinggal di Pulau Dewata, sebutan dari Bali. Sebelumnya, Salim mengenal Nur Fatimah saat berada di Bali.
Ada cerita unik tentang keberhasilan Mat Salim menjadi seorang Pemandu Wisatawan (Tour Guide) di Bali dengan bahasa inggris. Pria asal Desa Ngadiluhur Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro itu, bisa berbicara bahasa Inggris lantaran belajar dari pacarnya yang bule.
Istri Mat Salim yang mempunyai nama asli Kirbi Ana Barlet yang sekarang berubah nama Siti Fatimah, tidak bisa berbicara dengan bahasa indonesia saat di rumah suaminya itu, tepatnya berada di Desa Ngadiluhur Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Perempuan asli negara New Zealand (Islandia Baru) ini sehari-hari menggunakan bahasa isyarat saat berintraksi dengan warga sekitar dan juga mertunya.
Siapa yang tak tahu Mad Salim, pria asal Desa Ngadiluhur, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro itu menjadi viral di media sosial lantaran meski pria desa tapi dia berhasil mempersunting istri seorang bule. Pria (38) tahun ini, menikahi Kirbi Ana Barlet atau bisa disebut (Siti Fatimah) perempuan asal Negara New Zaeland pada Rabu (20/12/2017) di rumah Mad Salim.
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukosewu, mencatat angka pernikahan di bulan September hingga pertengahan November 2017 mencapai 34 pasang. Kebanyakan, pasangan pengantin itu, lebih memilih melangsungkan akad pernikahan di rumah dibandingkan melaksanakan akad nikah di Kantor KUA setempat.
Sebagai mahasiswa yang ikut andil dalam berproses di organisasi, pintu awal masuk adalah pengkaderan. Sangat tepat mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Bojonegoro (FKMB UINSA), pada Kamis (20/10/2017) mulai mengikuti Mapeta (Masa Pengkaderan Anggota) yang bertempat di Taman Tirtawana Dander Kabupaten Bojonegoro, hingga Minggu (22/10/2017).
Bagi para calon pengantin (Catin) yang akan melangsungkan pernikahan, harus mengikuti bimbingan materi pernikhan terlebih dahulu selama 2 hari yang dimaksudkan untuk memberikan wawasan bagi para calon Pengantin.