BKKBN Jawa Timur Gelar Sosialisasi Bahaya Nikah Muda
Hari ini Senin (26/11/2018) BKKBN provinsi Jawa Timur bekerja sama gengan GENRE dan Pemerintah Desa (Pemdes)/Kecamatan Sukosewu menggelar Sosialisasi Pembangunan Keluarga.
Hari ini Senin (26/11/2018) BKKBN provinsi Jawa Timur bekerja sama gengan GENRE dan Pemerintah Desa (Pemdes)/Kecamatan Sukosewu menggelar Sosialisasi Pembangunan Keluarga.
Pemberlakuan Kartu nikah di Kabupaten Bojonegoro, belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Pasalnya pemberlakuan kartu nikah bulan Desember itu masih diproyeksikan di 4 Kabupaten /Kota yang ada di Provinsi Jawa Timur yakni Surabaya, Malang, Pasuruan dan Mojokerto.
Guna menekan angka perceraian, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro adakan Sosialisasi Bimbingan Perkawinan Pra Nikah bagi pemuda usia nikah dengan bertempat di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam (Stai) ATTANWIR, Talun, Sumberrejo, Kamis (1/11/2018).
Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, paling tidak sejak masa imam Malik bin Anas. Hanya saja nikah sirri yang dikenal pada masa dahulu berbeda pengertiannya dengan nikah sirri pada masa sekarang.
Ikatan pernikahan bisa dikatakan resmi menurut negara bila tercatat dan bisa menunjukkan buku nikah. Walaupun begitu, permasalahan stok buku nikah bisa di beberapa Kantor Urusan Agama (KUA) di Bojonegoro menipis, sehingga beberapa KUA telah mengajukan stok di Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim.
Tim pelatihan dan lomba Hidroponik antarsekolah terus bergerak ke jumlah sekolah yang berada di Jawa Timur, dan kali ini tim kembali memotivasi dan memberikan pelatihan kepada siswa-siswa SMA/SMK di Kabupaten Bojonegoro.
Jumlah koperasi di Bojonegoro mencapai ribuan, namun dari keseluruhan koperasi yang ada ternyata tak semuanya mengantongi Nomor Induk Koperasi (NIK). Walaupun begitu, Dinas Koperasi dan UMKM Bojonegoro mendorong koperasi yang belum punya NIK untuk segera mendaftarkannya, data sementara untuk 2018 ini ada 10 koperasi yang sedang mengusulkan mendapatkan NIK.
Siswa perwakilan dari SMA dan SMK di Bojonegoro beradu kreasi dalam lomba hidroponik yang dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Bojonegoro. Kegiatan tersebut dilaksanakan Rabu (17/10/2018) dan dibuka langsung langsung oleh Kepala Cabdindik Provinsi Jawa Timur wilayah Bojonegoro.
Koperasi di Bojonegoro jumlahnya mencapai ribuan, meski begitu koperasi yang belum mengantongi Nomor Induk Koperasi (NIK) masih banyak. Oleh karenanya Dinas Koperasi dan UMKM Bojonegoro, mengimbau bagi koperasi yang belum mempunyai NIK untuk segera mengajukan ke Pusat.
Ketersediaan buku nikah di Kabupaten Bojonegoro dipastikan aman dan tidak mengalami kelangkaan atau kekurangan. Bahkan ketersediaan buku nikah di semua Kantor Urusan Agama (KUA) Bojonegoro masih ada.