Persibo Vs PSID Jombang
Menit 27', Persibo Diganjar Penalti
Akibat handball di kotak terlarang oleh pemain Persibo Bojonegoro nomor punggung 8 Nugroho, akhirnya harus berbuntut hadiah penalti untuk PSID Jombang.
Akibat handball di kotak terlarang oleh pemain Persibo Bojonegoro nomor punggung 8 Nugroho, akhirnya harus berbuntut hadiah penalti untuk PSID Jombang.
Setelah pluit wasit Syaiful Arif dibunyikan, tanda kickoff babak pertama antara Persibo Vs PSID Jombang, anak asuh I Putu Gede langsung bermain menekan.
Dalam laga lanjutan Liga Tiga Kapal Api Zona Jawa Timur, Persibo Bojonegoro melawan PSID Jombang akan menurunkan pemain terbaiknya.
Sebelum laga dimulai, seluruh elemen yang berada di dalam Stadion Ledjen H. Soedirman Bojonegoro, turut berdiri untuk mengheningkan Cipta, yang ditujukan kepada putra daerah Bojonegoro, Basofi Sudirman yang meninggal beberapa hari yang lalu.
Sebelum laga antara Persibo Bojonegoro Vs PSID Jombang dimulai, Rabu (9/6/2017). Pendukung setia Persibo Bojonegoro, Curva Nord membentangkan sebuah banner dengan tulisan 'Kita Suporter Bukan Preman, Stop Keanarkisan di Jalan', di depan Stadion Ledjen H. Soedirman.
Melihat perempuan yang menjadi kepala rumah tangga atau janda di Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, dirasa sangat banyak. Sehingga ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menggandeng Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Indonesia untuk memberdayakan perekonomian di wilayah tersebut.
Sebagian pelanggan PDAM mengeluhkan aliran yang tidak lancar atau mengecil sejak beberapa hari ini. Pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro mengakui, sedang ada pekerjaan perbaikan pipa di wilayah Kecamatan Dander.
Usai laga pertandingan Persibo kontra Persedikab Kediri, Minggu (6/8/2017) pihak Manajemen Laskar Angling Dharma mendapat laporan dugaan tindakan anarkis dari suporter.
PT Pertamina EP Cepu (PEPC), anak usaha Pertamina di Blok Cepu, bakal segera mengambil alih seluruh Participating Interest (PI) alias hak kelola ExxonMobil di Lapangan Jambaran-Tiung Biru. Exxon memiliki 41,4% PI di Jambaran-Tiung Biru, semuanya akan diakuisisi PEPC.
Keberadaan angkutan kota (Angkot) di Kota Bojonegoro semakin sedikit. Bahkan salah satu rute Angkot sudah tidak ada yang beroperasi.