Awal Penghujan, BPBD Masih Dropping Air di 10 Kecamatan
Hujan yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro sudah turun sejak seminggu terakhir. Namun dropping air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih terus berlanjut.
Hujan yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro sudah turun sejak seminggu terakhir. Namun dropping air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih terus berlanjut.
Meski beberapa hari ini hujan sudah mulai mengguyur beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Tapi, di sebagian wilayah Kota Ledre, masyarakat masih dilanda kekeringan akibat kemarau. Sulitnya mendapatkan air bersih dirasakan oleh sebagian warga yang berada di Dusun Kunir, Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro.
Sejumlah daerah kini memasuki musim kemarau, tidak terkecuali Kabupaten Bojonegoro yang akibatnya sejumlah desa mengalami krisis air bersih. Oleh Karena itu, Badan Penanggulanga Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mendata sebanyak 15 kecamatan darurat kekeringan. Dari data itu, tercatat sekitar 25.019 kepala keluarga (KK) kekurangan air.
Ratusan Warga yang berada di Dusun/Desa Bakulan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, ramai-ramai mengantre pembagian bantuan air bersih dari Polres Bojonegoro, (16/9/2017).
Memasuki pertengahan bulan September ini, kekeringan dan krisis air bersih mulai melanda di wilayah bagian selatan Kabupaten Bojonegoro.
Meski di sejumlah wilayah di Kecamatan kedungadem, Bojonegoro tejadi kekeringan dan mulai kesulitan air, hingga saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro belum menerima terkait permintaan pendistribusian air bersih.
Sumur warga di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, mulai terdampak musim kemarau dengan menipisnya debit air yang ada di dalam sumur.
Pada musim kemarau tahun ini, sebanyak 15 kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bojonegoro berpotensi mengalami kekeringan. Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro menyebutkan, kekeringan mengancam 62 desa yang tersebar di 15 kecamatan.
Pada bulan September 2017 ini, di Jawa Timur termasuk Kabupaten Bojonegoro diperkirakan akan terjadi puncak musim kemarau.
Kekerasan perempuan khususnya di lingkup keluarga atau Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) masih banyak terjadi di Kabupaten Bojonegoro.