Hari Santri Nasional 2025
Inilah Rangkaian Hari Santri Nasional di PCNU Bojonegoro
Rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang digelar PCNU Bojonegoro bersama Banom begitu semarak. Tidak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 18 kegiatan.
Rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang digelar PCNU Bojonegoro bersama Banom begitu semarak. Tidak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 18 kegiatan.
Disela-sela apel bersama dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) 2025, yang dihadiri sekitar 1.101 pengurus PCNU Bojonegoro, Banom dan Civitas Akademika UNUGIRI, ada penampilan atraktif. Yakni akrobatik dari PSNU Pagar Nusa dan juga mahasiswa UNUGIRI, Rabu (22/10/2025). Apel berlangsung di Lapangan Kampus UNUGIRI, Jalan A. Yani, Kota Bojonegoro.
Sebanyak kurang lebih 1.101 pengurus PCNU Bojonegoro, Banom dan Civitas Akademika UNUGIRI, mengikuti apel bersama dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) 2025.
Sejak pagi, ribuan santri beserta undangan telah memasuki lokasi apel Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Alun-alun Kota Bojonegoro, Rabu (22/10/2025). Selain santri, juga dari guru, staf Pemkab Bojonegoro, polisi, TNI, Satpol PP, Banser dan lain sebagainya. Juga tampak Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, Wabup Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, PCNU Bojonegoro dan jajaran kepala dinas, badan, kantor se Pemkab Bojonegoro.
Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Salah satunya di wilayah Kecamatan Gondang. Hujan dengan intensitas tinggi ini terjadi sejak pukul 13.00 WIB, sehingga menyebabkan debit air Sungai Gondang atau Kali Pacal meningkat tajam, Selasa (21/10/2025).
Mantan Bupati Bojonegoro, Suyoto, angkat bicara soal fenomena Silpa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) yang tinggi dan terus berulang dalam pengelolaan anggaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2025, PCNU Bojonegoro menggelar rangkaian acara, salah satunya Khotmil Qur'an bin Nadhor dan Istighosah. Kegiatan berlangsung di kantor PCNU Bojonegoro, Jalan Raya A. Yani, Kota Bojonegoro, Selasa (21/10/2025). Acara berlangsung mulai pagi hingga sore hari.
Upaya membangun desa yang inklusif dan berkeadilan sosial terus digencarkan oleh Tim Inklusi Pimpinan Daerah (PD) ‘Aisyiyah Kabupaten Bojonegoro. Melalui Pelatihan Penguatan Perspektif GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion) bagi aparat desa, kegiatan yang digelar selama dua hari, Jumat–Sabtu (17–18 Oktober 2025) di Aston City Hotel Bojonegoro ini menjadi ruang penting untuk memperkuat pemahaman dan kesadaran para perangkat desa serta ketua BPD dari 46 desa di Bojonegoro.
Soratan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dengan rendahnya serapan anggaran di APBD Bojonegoro ditanggapi serius oleh jajaran DPRD Kabupaten Bojonegoro.
Besarnya dana yang masih mengendap di APBD Bojonegoro disorot tajam oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Bahkan, ia mengkritik tajam terhadap fenomena dana daerah yang mengendap dalam jumlah besar di akhir tahun anggaran.