Program Sahabat Pertamina yang diinisiasi oleh Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, terbukti memberikan dampak positif bagi masyarakat Bojonegoro, khususnya masyarakat yang berada di wilayah Ring 1 Sukowati, yaitu masyarakat Desa Campurejo, Ngampel, dan Sambiroto.
Sedang nge-tren nih menggunakan masker berkalung atau masker yang terdapat tali strap. Praktis, tapi hati-hati, ternyata ia membawa risiko karena mengurangi higienitas masker yang kita kenakan.
Kabupaten Bojonegoro menempati urutan ke Tujuh tertinggi dengan angka pernikahan dini di Jawa Timur. Posisi itu berada dibawah Kota Malang dengan 1481 kasus, Kabupaten Jember 1169 kasus, Kabupaten Banyuwangi 868 kasus, Kabupaten Lumajang 866 kasus, Kabupaten Pasuruan 700 kasus dan Kabupaten Probolinggo 635 kasus. Tercatat ada 550 kasus pernikahan dini di Kabupaten Bojonegoro dari Bulan Januari hingga Bulan Oktober 2020.
Gelombang unjuk rasa menentang kebijakan UU Cipta Kerja (Omnibus Law) terus meluas di berbagai daerah di Indonesia. Aksi penolakan ini juga di Kabupaten Bojonegoro. Pada hari Kamis, 8 Oktober 2020. Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat, kaum buruh, dan mahasiswa turun ke jalan dan berkumpul di depan kantor DPRD untuk bersama-sama menyuarakan penolakan terhadap penerapan Omnibus Law. Mereka menyampaikan beberapa poin tuntutan yang intinya para demonstran menyampaikan mosi tidak percaya mereka terhadap pemerintah dan DPR, mengecam pengesahan UU Cipta Kerja, serta mengajak semua masyarakat untuk melakukan perlawanan terhadap UU Cipta Kerja.
Situasi pandemi Covid 19 belum berakhir, data menunjukkan bahwa setiap hari jumlah pasien di Indonesia yang positif terpapar virus ini terus bertambah. Berbagai upaya dan kebijakan telah dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi persebaran Covid 19, namun hingga saat ini upaya tersebut belum juga berhasil seratus persen.
Operator Lapangan Migas Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro memberikan masker dan handsanitizer kepada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Bojonegoro. Penyerahan simbolis pada Rabu (9/9/2020) tadi dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19 khususnya di lingkungan sekolah.
Seiring merebaknya bersepeda masyarakat sebagai suatu hiburan dan kegiatan berolahraga di tengah situasi pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang berminat untuk memiliki sepeda masing-masing. Didasarkan pada sebuah trend maka masyarakat berlomba-lomba untuk membeli sepeda yang bagus.